Perbaiki Pipa di Sekitaran Rel, Pria di Haurwangi Tewas Tertabrak Kereta Api

BERITACIANJUR.COM – Seorang pria bernama Sopandi (52), warga Kampung Kondang, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, meninggal dunia usai tertabrak Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur- Sukabumi, Selasa (14/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun beritacianjur.com, Sopandi tertemper kereta api saat memperbaiki saluran pipa di sekitaran rel.

Nahas, saat menyusuri saluran pipa yang rusak, korban yang diduga tidak menyadari kedatangan kereta langsung tertemper KA Siliwangi yang melaju dari arah Cipatat menuju Cianjur. Korban terpental sejauh 10 meter dan jatuh ke dalam parit.

Manager Humas Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Kuswardoyo, menyebutkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wib.

Saat kejadian, sambung dia, masisnis KA Siliwangi sudah beberapa kali membunyikan seruling kereta, namun korban yang membelakangi kereta diduga tidak menyadari kedatangan kereta api hingga akhirnya tak kunjung menghindar lalu tertemper.

“Saat kejadian, korban berjalan di bahu rel km 114+8 petak Cipatat-Cipeuyeum dengan posisi membelakangi arah datangnya kereta api,” jelasnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas atau berada di kawasan rel kereta api. Ia menegaskan, jalur KA hanya untuk operasional perjalanan KA dan tidak untuk kegiatan lainnya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Bojongpicung, Aipda Teddy Firmansya, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, korban mengalami luka retak pada kepala bagian pelipis.

“Iya benar, korban tertemper kereta api saat memperbaiki saluran pipa air. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” tutupnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *