BERITACIANJUR.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Cianjur memiliki potensi wilayah yang lengkap dengan kebersihan dan pendidikan sebagai kunci kemajuan daerah.
Hal itu disampaikan pria yang karib disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) saat menghadiri peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kabupaten Cianjur, Minggu (12/7/2026).
Menurut KDM, Cianjur memiliki berbagai potensi yang tidak dimiliki semua daerah, mulai dari pegunungan, laut, danau, produk pertanian unggulan, kawasan industri, hingga kekayaan kuliner yang menjadi identitas masyarakatnya.
“Cianjur itu eksotis ya. Eksotis, kemudian tempat ini memiliki kesempurnaan sebuah wilayah. Punya gunung, punya laut, punya danau, punya produk pertanian unggulan, punya kawasan industri, punya makanan. Nah, tidak semua daerah memiliki kelengkapan seperti Cianjur,” katanya.
Dedi mengatakan, potensi tersebut harus terus dikelola dan diperkuat melalui branding serta rebranding daerah agar mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi pembangunan dan perekonomian masyarakat.
“Tinggal dikelola dan kemudian branding dan rebranding-nya yang harus terus didorong. Dari dulu sudah dikenal sebagai daerah yang istimewa ya, sampai ada lagu Semalam di Cianjur,” ujarnya.
Selain menyoroti potensi daerah, Dedi juga menyinggung pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan pemerintah, khususnya di wilayah Cianjur Selatan. Ia menyebut pembangunan jalan di Kecamatan Cikadu menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat di daerah tersebut.
“Ya hadiahnya adalah pembangunan infrastruktur. Kami kan sudah tahu tuh daerah Cikadu yang dulu paling berat kan sekarang jalannya sudah selesai. Itu sudah hadiah paling mahal itu, dan itu disyukuri oleh seluruh warga,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dedi berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk terus meningkatkan kebersihan lingkungan sebagai salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah.
“Pesannya, Pak Bupati harus terus meningkatkan kebersihan, karena ini kunci untuk mewujudkan kemajuan,” katanya.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Cianjur selatan.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.
“Masyarakatnya sekolah. Sekarang kan pemerintah sudah terbuka untuk mendorong rakyatnya untuk sekolah. Wilayah Cianjur selatan harus didorong anak-anaknya bersekolah, perbanyak layanan-layanan pendidikan. Dan Pak Bupati juga harus mengidentifikasi daerah mana yang masih jauh ke sekolah-sekolah pemerintah. Misalnya, bebasin lahan oleh Pemda Kabupaten, dibangunnya oleh Provinsi,” ujarnya.
Selain itu, Dedi menyinggung penataan kawasan permukiman kumuh. Menurutnya, relokasi warga harus direncanakan secara matang agar kawasan yang ditata tidak kembali menjadi kumuh.
“Ya nanti kita pikirkan relokasinya di mana. Karena kalau relokasi ke tempat itu lagi, nanti kumuh lagi,” pungkasnya.(zal)







