Selama Proses Pemugaran dan Penelitian, Situs Gunung Padang Tetap Dibuka bagi Wisatawan

BERITACIANJUR.COM – Tempat wisata Situs Gunung Padang, di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur tetap dibuka secara normal selama proses tahap awal pemugaran dan penelitian lanjutan berlangsung.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Peneliti Situs Megalitikum Gunung Padang, Ali Akbar. Menurutnya, para wisatawan diizinkan langsung menyaksikan pada saat proses tahap awal pemugaran dan penelitian lanjutan yang akan segera dilaksanakan.

“Sejauh ini kita mesti melihat karena ini masih tahap awal dan kita konsentrasi di teras-teras tertentu, sehingga kemungkinan area lainnya akan tetap dibuka. Bahkan, di momen tertentu saat pemugaran, para pengunjung bisa langsung menyaksikan prosesnya,” ujar Ali, Minggu (3/8/2025).

Ia menuturkan, pemugaran dan penilitian ini akan memakan waktu cukup panjang, karena mengingat berdasarkan peraturan pemerintah itu juga ada sebanyak tiga tahap, di antara lain yakni prapemugaran, pemugaran, dan pascapemugaran.

“Mungkin akan memakan 3-4 bulan, namun sifatnya tidak pasti karena harus melihat proses kajiannya terlebih dahulu dan yang pasti pemugarannya akan memakan waktu yang cukup panjang,” tuturnya.

“Bahkan jika kita melihat saat proses pemugaran di Candi Borobudur itu memakan waktu selama 10 tahun. Artinya, jika dibandingkan dengan situs ini, ya akan sangat tergantung pada saat hasil kajiannya nanti,” tambahnya.

Namun, sambungnya, dengan adanya alat-alat canggih yang akan digunakan untuk proses kajian selama pemugaran nanti, diharapkan dapat membantu proses pemugaran menjadi lebih cepat.

“Kita kan saat ini mempunyai alat-alat teknologi yang semakin canggih di zaman ini, mudah-mudahan dengan hal itu proses pemugarannya bisa lebih cepat, tapi tetap dengan kerangka yang hati-hati dan tidak terburu-buru,” pungkasnya.(gil/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *