BERITACIANJUR.COM — Tak hanya para petugas teknik di lapangan, keterlibatan perempuan PLN yang tergabung dalam komunitas Srikandi PLN juga menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama masa Siaga Idul Fitri 1446 H.
Di tengah dominasi pekerjaan teknis yang selama ini identik dengan laki-laki, para Srikandi PLN UP3 Cianjur menunjukkan kontribusinya secara langsung dengan melakukan pengecekan peralatan pendukung kelistrikan di sejumlah titik siaga, termasuk di rumah ibadah dan lokasi-lokasi pusat keramaian.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa perempuan PLN tak hanya berperan di balik meja administrasi, tetapi juga siap terjun langsung ke lapangan demi memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momen penting seperti Idul Fitri.
Manager PLN UP3 Cianjur, Andre Pratama Djatmiko, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan para Srikandi PLN dalam kegiatan siaga ini.
“Srikandi PLN UP3 Cianjur bukan hanya simbol kesetaraan, tapi juga pilar penting dalam operasional kami. Di masa siaga seperti ini, keterlibatan mereka dalam pengecekan peralatan dan monitoring lapangan sangat membantu dalam menjaga keandalan pasokan listrik di titik-titik vital seperti masjid, posko mudik, dan fasilitas umum lainnya,” ungkap Andre.
Pengecekan dilakukan terhadap berbagai aspek seperti panel listrik, kondisi genset, sistem penerangan, dan kelengkapan peralatan darurat. Selain itu, para Srikandi juga memastikan keberadaan infografis penggunaan SPKLU, pengecekan rambu dan sticker hotline, serta ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di titik-titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Murdifi, turut menyampaikan dukungan dan kebanggaannya atas peran aktif Srikandi PLN di berbagai unit kerja, termasuk di Cianjur.
“Kami sangat bangga melihat bagaimana Srikandi PLN hadir sebagai representasi profesionalisme dan dedikasi dalam dunia kelistrikan. Apa yang dilakukan Srikandi PLN UP3 Cianjur dalam masa siaga ini adalah cermin komitmen seluruh insan PLN, tanpa memandang gender, untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Agung.
Dalam masa siaga yang berlangsung dari 17 Maret hingga 11 April 2025, PLN UP3 Cianjur mengerahkan 301 personel siaga yang tersebar di 28 posko. Seluruh tim, termasuk Srikandi PLN, bekerja secara terpadu untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.
Keterlibatan perempuan dalam sektor ketenagalistrikan tidak hanya memberikan warna baru, tetapi juga memperkuat nilai inklusivitas dan semangat kolaboratif yang selama ini dijunjung tinggi oleh PLN. Melalui kehadiran Srikandi PLN di lapangan, PLN membuktikan bahwa pelayanan kelistrikan yang andal adalah hasil dari kerja keras semua pihak tanpa batasan peran maupun gender.(rls)







