Temuan Adonan Semen Purba Berusia 5.900 Sebelum Masehi di Gunung Padang, Peneliti: Lebih Tua dari Piramida Mesir

BERITACIANJUR.COM – Tim Peneliti Situs Megalitikum Gunung Padang menemukan adanya adonan semen purba yang menjadi perekat struktur bangunan di Situs Megalitikum Gunung Padang, yang diduga berusia 5.900 sebelum masehi.

Ketua Tim Peneliti Situs Megalitikum Gunung Padang, Ali Akbar, menjelaskan hal tersebut menandakan bahwa adanya peradaban maju pada zaman itu, yang membuat adonan semen untuk memperkuat lapisan-lapisan struktur bangunan atau batu-batu yang tersusun di Situs Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

“Setelah kita ekskavasi (penggalian) di teras 2, ternyata lebih banyak lagi tuh semen purba. Bahkan kita juga kaget ketika melihat di lapisan yang lebih tua lagi, ternyata ada buatan manusia dan struktur bangunannya itu dikasih semacam perekat yang terbuat dari semen purba yang usianya 5.900 sebelum masehi,” ujar Ali kepada wartawan, belum lama ini.

Hal yang lebih menakjubkan lagi, sambung dia, bahan perekat semen purba tersebut sebelumnya tidak pernah ditemukan di daerah atau di negara-negara lain.

“Struktur yang usianya 5.900 sebelum masehi saja sudah lebih tua dari Piramida Mesir, ditambah lagi ada teknologi untuk melapisi atau memperkuat lapisan struktur bangunannya. Jelas itu sangat menakjubkan,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, untuk tahapan selanjutnya, pihaknya berencana akan mengundang beberapa peneliti asing untuk mengambil dan menguji sampel dari teknologi semen purba ini.

“Kalau perlu kita nanti akan undang peneliti asing, dan nanti kita kasih sampelnya biar mereka menguji ke labnya masing-masing dan mudah-mudahan hasilnya juga akan menunjukkan seperti apa sebenarnya kandungan teknologi tersebut,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, tahap awal pemugaran dalam proses penelitian lanjutan Situs Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur dimulai dengan pengecekan lokasi yang dilakukan oleh Tim Peneliti Situs Megalitikum Gunung Padang, Sabtu (2/8/2025).

Ketua Tim Peneliti Situs Megalitikum Gunung Padang, Ali Akbar mengatakan, tahapan ini merupakan langkah persiapan untuk kegiatan pemugaran dan penelitian lanjutan yang nantinya bakal diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

โ€œKemungkinan besar nanti akan dimulai oleh Menteri Kebudayaan, sehingga saya dan teman-teman kali ini mempersiapkan peresmian tersebut. Tetapi memang bisa dikatakan sudah dimulai kegiatan ini untuk pemugaran,โ€ ujar Ali kepada wartawan.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *