Viral! Saipul Jamil Histeris saat Ditangkap Polisi di Jalanan, Polisi Pastikan Negatif Narkoba dan Segera Dipulangkan

BERITACIANJUR.COM – Pedangdut Saipul Jamil mendadak viral, usai video penangkapannya yang dramatis oleh pihak kepolisian di sekat Halte Transjakarta Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (5/1/2024) sore.

Dalam video yang beredar, mobil berwarna hitam yang ditumpangi Saipul Jamil dan asistennya terlihat didatangi sejumlah pria berpakaian hitam dengan menggunakan helm menggedor-gedor mobil dan memintanya untuk keluar dari mobil.

Saipul Jamil yang duduk di kursi penumpang depan akhirnya membuka kaca mobil. Ia pun berteriak bahwa orang yang memaksanya keluar mobil adalah perampok sambil merekam dengan kamera ponselnya.

Karena kaca mobil terus digedor, Saipul Jamil akhirnya keluar dari mobil dan mencoba melarikan diri ke jalanan umum hingga menjadi tontonan warga sekitar yang melintas.

Beberapa pria berpakaian hitam pun meringsek masuk ke dalam mobil dan memaki sopir yang merupakan asisten Saipul Jamil.

Saipul yang terduduk di jalur Transjakarta pun nampak histeris. Ia bahkan meminta dibawa ke kantor polisi karena menyebut orang-orang yang menangkapnya bukan polisi. Makian dan ungkapan kasar terdengar saat penangkapan berlangsung.

Akhirnya, Saipul Jamil dan asistennya berhasil dibawa ke Polsek Tambora untuk menjalani pemeriksaan.

Saipul Jamil Negatif Narkoba

Setelah dilakukan penyelidikan, penangkapan ternyata berkaitan dengan kasus kepemilikan narkoba oleh asisten Saipul Jamil bernama Steven Arthur Ristiandy.

Sementara berdasarkan hasil tes urine, Saipul Jamil terbukti negatif dari zat haram tersebut.

“Dari cek urine, saudara S positif mengonsumsi narkoba jenis sabu, sedangkan SJ hasilnya negatif tidak mengonsumsi narkoba,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahddudi dalam konferensi pers, Sabtu (6/1/2024).

Karena terbukti tidak menggunakan narkoba, Saipul Jamil akan dikembalikan pada pihak keluarga.

“Terhadap saudara SJ, karena hasilnya negatif narkoba akan segera dikembalikan pada keluarganya. Apakah nanti atau besok, itu teknis dari penyidik,” jelas Kapolres.

Baca Juga  Bentak Warga yang Tanya Soal Bansos, Ada Apa dengan Kades Sukaraharja?

Terkait dugaan adanya aksi anarki saat penangkapan Saipul Jamil dan asistennya, Syahduddi menegaskan bahwa hal tersebut tidak dilakukan oleh anggotanya, melainkan oleh masyarakat.

“Jadi kita sudah melihat videonya, ada yang memaki dan memukul. Setelah crosscheck dengan petugas penyidik di TKP ternyata bukan anggota kami. Karena pada saat pengejaran masyarakat ikut berinisiatif,” tutupnya.(gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *