oleh

Alami Sesak Nafas, Seorang Ibu Hamil Meninggal Lantaran Tak Mendapatkan Oksigen

BERITACIANJUR.COM – Seorang ibu hamil asal Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, meninggal dunia usai mengalami sesak nafas yang diduga akibat tidak mendapatkan bantuan alat oksigen.

Bahkan, janin didalm kandungannya juga tidak tertolong dan meninggal dunia pada Sabtu (24/7/2021).

Suami korban yang enggan disebutkan identitasnya, menjelaskan, istrinya yang tengah hamil enam bulan tersebut sebelumnya mengalami sesak nafas karena asam lambung yang tinggi.

“Ketika istri saya mulai mengalami sesak nafas, ketika itu juga langsung dibawa ke dokter praktek dekat rumah, namun karena sudah tutup, sehingga dibawa ke Rumah Sakit Dr. Hafidz (RSDH),” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (27/7/2021).

Setibanya di RSDH, lanjut dia, istrinya langsung mendapatkan perawatan dengan alat bantu oksigen, dan diminta untuk di isolasi. Tetapi istrinya enggan untuk menjalani isolasi.

“Karena istri saya tidak mau untuk diisolasi, sehingga Istri saya pun lantas langsung dibawa untuk dirawat rumah,” ungkapnya.

Saat menjalani perawatan di rumah, harus menggunakan alat bantu oksigen. Namun tabung oksigen yang digunakan hanya cukup untuk beberapa jam.

“Tabung oksigen yang digunakan istri saya hanya cukup untuk beberapa jam, sehingga saya harus mencari ke kebeberapa tempat penyedia alat kesehatan hingga ke Puskesmas Sukaluyu,” kata dia.

Ia menambahkan, stok oksigen di Puskemas Sukaluyu masih tersedia. Namun pihak Puskesmas tidak bersedia untuk memberikan oksigen dengan alasan untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Karena tidak mendapatkan oksigen, akhirnya istri saya pada Sabtu (24/7/2021) meninggal dunia, dan saat ini sudah dimakamkan disekitar rumah,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Sukaluyu, Nurul Hadie melalui Kabag TU, Darul Anam, membenarkan terkait adanya seorang warga yang membutuhkan tabung oksigen. Namun pihaknya membantah tidak memberikan tabung oksigen terhadap pasien yang memerlukannya.

Baca Juga  Soroti Pelanggaran dan Perizinan, GNPK-RI Segera Telusuri Kepemilikan RSDH Cianjur

“Menurut petugas berjaga pada saat itu, memang ada warga yang meminta bantuan berupa tabung oksigen, tetapi seorang warga tersebut tidak menyebutkan bahwa oksigen itu untuk ibu hamil yang tengah mengalami sesak nafas,” ucapnya.

Menurutnya, pihak Puskesmas Sukaluyu akan memberikan tabung oksigen tersebut apabila memang membutuhkannya. (dra/ki)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *