BERITACIANJUR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memprediksi Cianjur bakal diguyur hujan pada Senin (20/1/2025) pagi tepatnya pukul 07.00 Wib.
Pada pukul 10.00 Wib, hujan ringan diperkirakan mulai reda dan berawan tebal. Namun dimulai pukul 13.00 Wib, 16.00 Wib dan 19.00 Wib, hujan diperkirakan mengguyur Cianjur kembali.
Tak hanya mengabarkan prakiraan cuaca, BMKG juga juga menginformasikan prakiraan beberapa faktor, yang berpengaruh terhadap peningkatan suplai masa uap air yang mendukung pembentukan awan konvektif (gas yang didorong oleh perbedaan suhu, red), dan atau terjadinya hujan di sebagian wilayah Jawa Barat dalam satu pekan ke depan.
“Beberapa faktor itu di antaranya suhu muka laut di sebagian perairan Indonesia relatif hangat, diprakirakan bibit siklon di barat Australia masih bertahan dan sirkulasi siklonik juga diprakirakan terbentuk di Samudera Hindia barat Pulau Jawa berpotensi membentuk belokan angin dan Konvergensi di sekitar wilayah Jawa Barat,“ tulis BMKG dalam akun Instagram bmkg_jawabarat.
Atas dasar hal tersebut, BMKG memberikan 4 rekomendasi sebagai berikut:
1. Masyarakat dan instansi terkait agar waspada terhadap terjadinya potensi bencana hidrometeorologis (dampak cuaca ekstrem) seperti hujan lebat hingga sangat lebat dalam dalam skala lokal, serta angin kencang yang dapat mengakibatkan dampak seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang serta dampak kerusakan lainnya.
2. Waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan yang disertai dengan kilat atau petir dan juga angin kencang pada sore hari, terutama pada hari di mana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00 Wib hingga 14.00 Wib, biasanya ditandai dengan jenis awan yang berwarna gelap, dan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya.
3. Waspada terhadap potensi sambaran petir dengan berlindung di tempat tertutup, menghindari pohon dan tiang listrik atau sesuatu yang tinggi lainnya, menghindari tempat tinggi dan terbuka, mematikan alat komunikasi sementara waktu, dan menjaga jarak aman jika sedang bereteduh di luar ruangan.
4. Khusus untuk daerah berportografi curam/bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa haru berturut-turut. Pada daerah daratan rendah dan dekat aliran sungai, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir. Selain itu, waspada dengan adanya pohon, reklame atau benda lain yang bisa roboh saat terjadi angin kencang.(gil)







