BERITACIANJUR.COM – Kabar duka menyelimuti Cianjur. Sosok ulama besar KH Abdul Halim wafat di usianya yang ke-92 tahun pada Minggu (9/2/2025) pukul 22.54 Wib.
Hal itu membuat Bupati Cianjur Herman Suherman merasa sangat kehilangan dan memberikan duka mendalam karena kehilangan sosok ulama besar.
“Atas meninggalnya KH Abdul Halim tentunya saya sangat merasa kehilangan dengan sosok beliau yang kharismatik dan berwibawa selama di masa hidupnya,” ujar Herman, Senin (10/2/2025).
Menurutnya, sosok ulama yang kerap disapa ajengan Elim tersebut dikenal sebagai ulama yang kerap memberikan ceramah yang sangat bermanfaat bagi dirinya selama menjabat menjadi Bupati Cianjur.
Bahkan, di sisa akhir umurnya, almarhum sempat memberikan ceramah terakhirnya di Pendopo Cianjur, di hadapan para ASN dan masyarakat.
“Selama saya menjabat menjadi Bupati bahkan waktu masih jadi Wakil Bupati, beliau lah yang menjadi penasehat Bupati Cianjur. Tidak sedikit almarhum selalu memberikan nasehat kepada saya ketika ada kegiatan yang krusial,” imbuhnya.
“Tak hanya itu, beliau juga menjadi wadah bagi saya ketika saya membutuhkan saran ketika ada kebijakan khusus, terutama yang berkaitan dengan keagamaan,” tambahnya.
Herman juga mengaku sangat terharu saat melihat raut wajah almarhum yang tersenyum di akhir hayatnya. Artinya, pemandangan sosok almarhum yang tersenyum, mengandung arti bahwa almarhum pergi dalam keadaan damai.
“Iya saya melihat beliau tersenyum. Intinya saya merasa sangat kehilangan dan saya mengucapkan terima kasih, serta mendoakan beliau semoga meninggal dalam keadaan husnul khotimah,” pungkasnya.(gil/gap)










