Cianjur Raih Penghargaan Bhumandala 2022 Bersamaan Sukanagara Diterjang Banjir

BERITACIANJUR.COM – Kabupaten Cianjur meraih penghargaan Bhumandala Nama Rupabumi Award 2022 bersamaan dengan bencana banjir yang menerjang Kecamatan Sukanagara, Cianjur, Jumat (16/12/2022).

Melalui akun Instagramnya, Herman mengaku sangat bersyukur mendapatkan penghargaan tersebut. Hal itu merupakan bentuk pengakuan dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Cianjur yang telah berusaha melindungi kedaulatan, melestarikan nilai-nilai budaya, sejarah, adat istiadat, dan mewujudkan tertib administrasi pemerintahan.

“Alhamdulillah. Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada tim bagian administrasi pemerintahan, kecamatan, dan desa. Semoga tahun depan lebih ditingkatkan lagi dengan memberikan data lebih banyak, valid, dan berkualitas Manjur,” tulis Herman, Jumat (16/12/2022).

Sementara itu, ratusan rumah di Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur terendam banjir usai meluapnya Sungai Cibala akibat guyuran hujan deras, pada Jumat (16/12/2022) siang.

Mengetahui hal tersebut, Herman pun meminta doa bagi seluruh masyarakat Sukanagara yang kini tengah terkena musibah banjir.

“Mohon doa untuk Sukanagara. Semoga Allah jaga, lindungi, dan selamatkan warga Sukanagara, Aamiin,” tulis Herman lagi di akun Instagramnya.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, banjir di Sukanagara terjadi sekitar pukul 17.00 Wib, usai kawasan tersebut diguyur hujan lebat sejak pukul 15.00 Wib.

“Ada kurang lebih 100 rumah di lima desa, yakni Desa Sukanagara, Desa Sukamekar, Desa Sukalaksana, Desa Sukarame, dan Desa Gunungsari yang terendam banjir,” ujar Camat Sukanagara, Robby Erlangga kepada awak media, Jumat (16/12/2022).

Menurutnya, Sungai Cibala sebelumnya memang kerap terjadi luapan, namun karena hujan yang cukup deras membuat banjir saat ini menjadi yang terparah.

“Banjir sekarang merupakan yang terparah. Ketinggian banjir mencapai hingga 1 meter,” ungkapnya.

Robby mengungkapkan, banjir tidak hanya merendam pemukiman warga, namun juga merendam akses jalan menuju Kecamatan Sindangbarang.

Baca Juga  Dugaan Korupsi APBD Cianjur Rp1,2 T, Ini Potensi Kerugian dari Pos Tambahan Penghasilan PNS

“Hingga pukul 18.15 Wib banjir masih belum surut. Akses jalan menuju Sindangbarang pun sempat lumpuh karena banjir,” tutupnya.(wan/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *