BERITACIANJUR.COM – Imbas cuaca panas yang terjadi beberapa hari terakhir, menyebabkan penjualan air conditioner (AC) dan kipas angin di sejumlah toko elektornik di Cianjur melonjak tinggi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritacianjur.com, lonjakan penjualan AC dan kipas angin tersebut salah satunya terjadi di kawasan Jalan Perintis Kemerdakaan, Kelurahan Sayang, Cianjur. Dibandingkan sebelumnya saat kondisi normal, penjualan di saat suhu panas meningkat hingga tiga kali lipat lebih.
Salah seorang pegawai Nuhun Electronic Centre, Ati Rohaeti mengatakan, setiap harinya toko di tempat ia bekerja ramai dikunjungi para konsumen yang mencari AC dan kipas angin, sebagai kebutuhan pendingin ruangan, mengingat cuaca saat ini begitu panas.
“Iya semenjak cuaca saat ini panas, penjualan AC dan kipas angin saat ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Setiap harinya dapat terjual mencapai puluhan unit,” ujarnya, Senin (20/5/2024).
Selama dua bulan ini, sambung Ati, ratusan AC 1/2 PK ludes terjual hingga persediaan stok AC di toko tersebut semakin menipis.
“Saat ini stok AC di gudang sudah semakin menipis, karena setiap harinya barang tersebut selalu laris terjual hingga puluhan unit, jadi dalam dua pekan ini mencapai sekitar ratusan unit terjual,” ungkapnya.
Selain AC, lanjut Ati, kipas angin pun penjualannya cukup meroket. Bahkan mengalahkan tingginya penjualan AC saat ini.
“Iya kipas angin lebih laku keras dibandingkan AC, pernah dalam satu hari kipas angin terjual hingga ratusan unit,” ucapnya.
Ia menuturkan, perbedaan kenaikan penjualan AC dan kipas angin itu terasa ketika 1-2 dua bulan ke belakang, akibat cuaca yang saat ini terasa sangat panas khusunya di Kabupaten Cianjur.
“Selesai lebaran kan cuaca di sini terasa panas ya, nah saat itu juga penjualan AC dan kipas angin turut meroket tingkat penjualannya,” bebernya.
Sementara itu, seorang pegawai Toko Setra Elektronik, Ikbal Ritulan mengatakan, penjualan AC di toko tempatnya bekerja lebih tinggi ketimbang penjualan kipas angin.
“Di toko ini yang cukup terlihat mengalami kenaikan hanya AC saja, kalo kipas masih sama sepi seperti di kondisi normal” paparnya.
Ia mengungkapkan, kenaikan AC di tokonya pun tidak terlalu signifikan, namun sedikit membantu omset di toko tersebut, karena sebelumnya hampir pada satu bulan tidak ada satu pun konsumen yang membeli AC.
“Pada dasarnya memang warga cianjur kan jarang ada yang beli AC terutama di kawasan sini, namun karena cuaca panas saat ini, penjualan AC lumayan naik, bisa 4-10 unit terjual,” pungkasnya.(gil)








