oleh

Ditanya soal Kasus Banprov, Anggota DPRD Cianjur Fraksi Golkar ‘Ngaleos’, Ada Apa?

BERITACIANJUR.COM – KETUA Fraksi Partai Golkar DPRD Cianjur, Asep Iwan Gusniardi dan sejumlah wakil rakyat lainnya dari partai berlambang pohon beringin tersebut, masih bungkam terkait kasus dugaan suap pengurusan dana bantuan provinsi (banprov).

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, wartawan mencoba mengonfirmasi Ketua Fraksi Golkar dan sejumlah anggotanya terkait dugaan yang diungkap Cianjur Riset Center (CRC), yakni kasus dugaan suap di Indramayu berpotensi kuat terjadi juga di Cianjur.

CRC juga menduga, dengan adanya tersangka Ade Barkah Surachman yang merupakan tokoh senior Golkar Cianjur, yang bersangkutan juga diduga kuat melibatkan tim lokal termasuk anggota DPRD di Cianjur. Sayang, baik ketua maupun anggota DPRD Cianjur dari Fraksi Golkar masih bungkam alias enggan menanggapi pertanyaan wartawan.

Kamis (29/4/2021) pagi, wartawan kembali mendatangi Gedung DPRD Cianjur. Saat bertemu dengan sejumlah wakil rakyat dari Golkar, salah satunya M Isnaeni, mereka masih tetap menutup mulut rapat-rapat. Bahkan saat diajukan pertanyaan, mereka malah menghindar dan meninggalkan wartawan yang sudah mengajukan pertanyaan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pusat Kajian Kebijakan Publik, CRC, Anton Ramadhan menilai aneh atas sikap para wakil rakyat dari Golkar. Seharusnya, sambung dia, jika memang mereka merasa tidak terlibat dengan kasus banprov, maka bukan hal sulit untuk membantah dan memberikan penjelasan kepada wartawan.

“Kalau iya tidak terlilbat, tinggal sampaikan yang sejelas-jelasnya. Jika menghindar seperti ini, ya jadi aneh,” ujarnya kepada beritacianjur.com, Kamis (29/4/2021).

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Cianjur, Asep Iwan Gusniardi memang memilih untuk tidak banyak bicara saat mendapati sejumlah pertanyaan wartawan. “No comment kang,” ucapnya singkat saat ditemui di Gedung DPRD Cianjur, Jumat (23/4/2021).

Baca Juga  Kapolres dan Plt Bupati Cianjur Semprot 5 Titik Rawan, Besok Giliran Kawasan Puncak

Beberapa hari berikutnya, yakni pada Senin (26/4/2021) siang, wartawan kembali mendatangi Gedung DPRD Cianjur, namun tak satupun anggota DPRD dari Golkar yang berada di tempat. Tak hanya di ruangan fraksi Golkar, wartawan juga mencoba mencari ke semua ruang komisi, namun hasilnya tetap nihil. Dicoba dihubungi melalui telepon seluler, masih tetap sulit dihubungi.(gie/wen/man)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *