Gempa Susulan di Cianjur, BMKG: Diprakirakan Berkurang atau Berhenti dalam 4 Hari

BERITACIANJUR.COM – Gempa susulan di Cianjur akan berkurang intensitasnya atau berhenti dalam empat hari ke depan atau pada Sabtu (26/11/2022). Itulah prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“BMKG memperhitungkan 4 hari lagi insyaAllah gempa sudah semakin berkurang, berhenti, itu doa kita. Ini dari hasil tren perhitungan,” ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, Selasa (22/11/2022).

Ia menerangkan, prakiraan tersebut berdasarkan tren gempa susulan usai gempa pusat yang melanda Senin (21/11/2022) kemarin.

Dwikorita menyebutkan, gempa susulan sempat terjadi dengan kekuatan dengan kekuatan mencapai magnitudo 4,2 dan 4. Namun, guncangan selanjutnya rata-rata berkekuatan di bawah magnitudo 4.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Cianjur diminta untuk mewaspadai bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir bandang usai guncangan gempa magnitudo 5,6. Itulah imbauan BMKG.

Dalam siaran persnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, imbauan tersebut dikhususkan bagi masyarakat Cianjur yang bermukim di daerah lereng-lereng perbukitan dan di lembah atau bantaran sungai.

Menurutnya, besar kemungkinan lereng-lereng perbukitan di Cianjur menjadi rapuh usai terjadinya gempa bumi. Hal ini dapat semakin diperparah dengan tingginya intensitas hujan yang berpotensi mengguyur Cianjur.

“Lereng-lereng yang rapuh ini ditambah hujan deras dapat memicu terjadinya longsor dan banjir bandang dengan membawa material runtuhan lereng. Jadi masyarakat dan pemerintah setempat juga perlu mewaspadai adanya kolateral hazard atau bahaya ikutan usai gempa kemarin,” ujarnya, Selasa (22/11/2022).(gie)

Baca Juga  Jalan di Pagelaran Ambles, Satu Unit Minibus Terjebak, Sopir dan Penumpang Selamatkan Diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.