BERITACIANJUR.COM – Polres Cianjur langsung melakukan penataan dan penertiban di kawasan Pasar Cipanas, terutama terhadap angkutan umum yang dinilai semrawut dan menyebabkan kemacetan.
Dalam unggahan Instagram @tmclantascianjur, terlihat sejumlah petugas langsung menertibkan angkutan umum, parkir liar, hingga pedagang yang berjualan di bahu jalan.
“Angkot yang biasa ngetem, ditertibkan. Parkir liar, ditata. PKL yang gunakan bahu jalan, diarahkan,” tulis keterangan video, Minggu (23/3/2025).
“Sekarang, jalur depan pasar jadi dua arah dengan pembatas jalan dan angkot diarahkan melalui Jalan Tungaran (belakang pasar),” tambahnya.
Polres Cianjur menyebut, pelaksanaan penertiban ini dilakukan demi kelancaran arus lalulintas, kenyamanan pejalan kaki dan pengendara, hingga keamanan pengunjung pasar.
“Yuk jadi bagian perubahan. Tertib berlalu lintas dimulai dari kita,” tutup keterangan video.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta jajaran Satlantas Polres Cianjur untuk menertibkan angkutan umum di Jalur Cipanas tepatnya di depan Pasar Cipanas yang dinilai menganggu dan membuat kemacetan.
Hal tersebut diungkapkan Dedi dalam unggahan Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Minggu (23/3/2025) saat ia tengah berkendara melintasi Pasar Cipanas.
“Ini yang di jalur Cipanas, depan Pasar Cipanas, seharusnya sudah dua jalur dan yang sebelah itu sudah bisa dilewati. Tapi malah dipakai untuk parkir angkot,” ujar Dedi.
Seharusnya, lanjut Dedi, bukan mobilnya yang dimasukin dua jalur. Semestinya petugas menertibkan angkotnya, jangan menggunakan jalan sebagai tempat parkir.
“Mohon Satuan Lalulintas Polres Cianjur segera ditertibkan yah. Ini kurang nyaman dilihatnya dan kita sebagai pengguna jalan merasa jalan kita diambil. Hatur nuhun,” tutup Dedi.
Belum satu jam, postingan tersebut pun sudah disukai oleh 13 ribu warganet dan dikomentari lebih dari 1.200 dengan berbagai respon. Salah satunya adalah dari Bupati Cianjur, dr Mohammad Wahyu Ferdian.
“Siap Pak Gubernur,” ujar @dr.mohammadwahyu.
“Sok Pak Mangga, ti zaman abdi SMP tahun 1990-an, Pasar Cipanas semrawut terus, terminal teu jelas, dan banyak soal lainnya yang harus dibenahi. Termasuk mitigasi kerusakan lingkungan, bener teu barudak?” ungkap penggiat lingkungan, @wiwid_arengga_real.
“Harus gubernur lagi yang turun tangan, sepertinya jalan sudah dikuasai oleh angkot,” ucap @ganz_nugraha.(gap)







