Guru Ngaji di Cianjur Akan Dapat Insentif, Ini Awal Mula Lahirnya FKGN

BERITACIANJUR.COM – GURU ngaji merupakan garda terdepan dalam mendidik anak-anak Cianjur untuk memahami agamanya, mulai belajar ngaji Al-Quran, salat fardu, doa-doa, belajar fiqih, belajar tauhid dan pelajaran agama lainnya.

Itulah yang disampaikan Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat melaksanakan istighosah bersama 260 guru ngaji yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Ngaji (FKGN) dan Gabungan Ustaz Cilaku (Guci), di Aula SMKN 1 Cilaku, belum lama ini.

“Saya masih ingat ketika masa kecil dulu belajar ngaji di kampung, menggunakan lampu minyak tanah untuk penerangannya,” kisahnya.

Dari kisah tersebut, sambung Herman, ketika guru ngaji meminta anak-anak untuk iuran membeli minyak untuk penerangan saat mengaji, orangtua kurang begitu responsif terhadap permintaan guru ngaji tersebut.

Namun berbeda halnya apabila anak-anak di sekolah formal ditagih bayaran SPP, menurutnya, maka orangtua akan segera melunasinya.

“Maka dari pengalaman tersebut, saya pada saat menjabat Plt. Bupati Cianjur, membentuk FKGN di Kabupaten Cianjur,” katanya.

Sebagai penghormatan dan penghargaan kepada para guru ngaji, maka Herman pun berencana untuk memberikan insentif yang diberikan setiap bulannya melalui desa di Cianjur.

“Semoga FKGN dan Guci semakin bersemangat dalam mengajar dengan hati yang ikhlas, agar menjadi amal jariyah ilmu yang bermanfaat di akhirat nanti,” pungkasnya.(ziz)

Baca Juga  Cegah Stunting, Kemenag akan Wajibkan Calon Pengantin Ikuti Bimbingan Perkawinan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *