BERITACIANJUR.COM – Bupati Cianjur, Mohamad Wahyu Ferdian menghadiri sekaligus membuka kegiatan Simposium Pendidikan Demokrasi – Hima Persis yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai organisasi kepemudaan dan civitas akademika dengan fokus pada penguatan literasi demokrasi serta peningkatan peran pemuda dalam pembangunan bangsa.
Dalam sambutannya, Bupati Cianjur memberikan apresiasi kepada Hima Persis atas penyelenggaraan simposium yang dinilai memiliki nilai strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat di kalangan generasi muda.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur sangat menyadari pentingnya keterlibatan pemuda sebagai kekuatan transformasi sosial.
“Pemuda memiliki energi, kreativitas, serta idealisme yang menjadi modal besar untuk mewujudkan Cianjur yang beragama, sejahtera, dan berkarya. Melalui pendidikan demokrasi, saya berharap mahasiswa Hima Persis dan seluruh peserta simposium dapat menjadi motor penggerak perubahan yang membawa nilai integritas, persatuan, dan kemajuan,” ujar Bupati.
Bupati menyampaikan empat pesan utama kepada para pemuda. Pertama, menjadi generasi yang kritis dan berkomitmen pada kebenaran dengan tetap santun dalam berpendapat sesuai nilai akhlak mulia. Kedua, bijak memanfaatkan ruang digital sebagai sarana edukasi dan pencerahan, bukan penyebaran disinformasi.
Ketiga, membangun jejaring dan kolaborasi antarorganisasi kepemudaan untuk menciptakan demokrasi yang sehat dan inklusif. Keempat, berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui gagasan, inovasi, dan aksi nyata di masyarakat.
Bupati juga mengungkapkan optimismenya bahwa pemuda merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah maupun bangsa.
“Demokrasi hanya akan bermakna apabila dijalankan dengan ilmu, integritas, dan keadilan. Dan saya yakin, pemuda Indonesia khususnya pemuda Cianjur mampu dan siap untuk itu,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menerima sertifikat penghargaan sebagai opening speech Simposium Pendidikan Demokrasi – Hima Persis.
Acara turut dihadiri Pengurus Pusat Hima Persis, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, PW Persis Jabar, Ketua PW Hima Persis Jabar, Ketua Otonomi Persis, mahasiswa Persis se-Jawa Barat, serta unsur tamu undangan lainnya.
Simposium berlangsung dinamis dan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat praktik demokrasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.(gil/rls)








