Hari Ini, 10 Ribu Massa dari Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat Bakal Duduki Pendopo Lagi, Bupatinya Ada?

BERITACIANJUR.COM – ALIANSI Masyarakat Cianjur Menggugat bakal berunjuk rasa lagi di Pendopo Cianjur, Rabu (25/1/2023). Sekitar 10 ribu massa dari 34 komunitas warga dan organisasi kemasyarakatan bakal turut dalam aksi kemanusiaan peduli korban gempa Cianjur.

Salah satu Koordinator Aksi Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat, Galih Widyaswara mengatakan, aksi jilid II ini dilakukan karena hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, terkait sejumlah tuntutan pada aksi sebelumnya yang dihelat Rabu (11/1/2023) lalu.

“Hingga saat ini belum ada kejelasan, maka kami sepakat gelar aksi jilid II hari ini. Karena massanya lebih dari 10 ribu, titik kumpul ada di sekitar 5 titik. Aksi di Pendopo akan dimulai sekitar pukul 10.00 Wib,” ujarnya kepada beritacianjur.com, Rabu (25/1/2023).

Dari sekian banyak alasan mengapa harus turun lagi ke jalan, sambung dia, salah satunya karena hingga saat ini janji Pemkab Cianjur untuk mempertemukan Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat dengan Bupati Cianjur, BNPB, BPBD, Bank Mandiri tidak ditepati.

“Selain itu, kondisi warga korban gempa juga sudah sangat memprihatinkan. Mereka yang masih banyak tinggal di pengungsian, kini sudah mulai terserang penyakit kulit. Ditambah kemarin ada gempa lagi dan ada korban lagi, belum lagi banyak permasalahan lainnya,” ungkapnya.

Selain banyaknya dugaan penyelewengan penanganan gempa Cianjur, lanjut Galih, keterlambatan yang sudah diakui dan dilakukan Pemkab Cianjur terkait juknis penanganan gempa, bukanlah hal sepele dan harus segera ditindak dan diusut tuntas berbagai macam permasalahannya.

“Selain massanya yang lebih banyak, saat aksi jilid II juga jumlah ibu-ibu yang turut aksi akan lebih banyak lagi. Bongkar dugaan sejumlah penyelewengan gempa Cianjur,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Aksi lainnya, Deni Sunarya menegaskan, demi memperjuangkan hak warga khususnya korban gempa Cianjur, pihaknya akan terus memperjuangkannya.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Corona, Mau Masuk ke Mapolres Cianjur? Ini yang Wajib Dilakukan

“Alasan aksi ini satu, demi warga, demi memperjuangkan korban gempa Cianjur. Ibaratnya, kalaupun harus dilakukan dengan cara perang, ya perang saja sekalian, demi hak mereka. Kita lihat, apakah ada itikad baik dari Bupati Cianjur untuk menemui korban gempa Cianjur yang aksi hari ini? Kalau bupatinya bener, harusnya ada,” pungkas pria yang karib disapa Mang Gawel.(gie)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.