Ini Kisah Relawan Dompet Dhuafa Tangani Anak Patah Tulang Paha Tertimpa Reruntuhan Pasca-gempa

BERITACIANJUR.COM – Gempa yang menimpa wilayah Cianjur meninggalkan kisah haru yang melekat bagi banyak orang yang terdampak. Banyak juga cerita-cerita yang datang dari para relawan, tenaga kesehatan dan semua yang hadir untuk membatu pemulihan. Seperti menyediakan fasilitas kepada para korban bencana dan membuka posko-posko pengungsian, serta pemberian bantuan semacam bantuan makanan serta pelayanan kesehatan.

Kali ini, ada cerita yang hadir dari Muhammad Faisal, tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC (Layanan Kesehatan Cuma-Cuma) Dompet Dhuafa. Ia menuturkan kisah seorang anak yang tertimpa puing-puing reruntuhan rumah yang terkena gempa.

“Ada anak usia 7 tahun, ia mengalami patah pada paha sebelah kanan akibat terkena reruntuhan pada saat gempa,” jelas Faisal lewat pesan singkat yang dikirim.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Faisal menuturkan sewaktu terjadi gempa, anak yang mengalami patah pada paha sebelah kanan ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur. Akan tetapi keadaan rumah sakit pasca gempa terjadi belum sepenuhnya stabil. RSUD ini pun mengalami kerusakan di beberapa bagian.

“Keadaan rumah sakit masih tidak stabil akibat gampa, sehingga anak ini dirujuk ke RSHS Bandung untuk dilakukan operasi, pemasangan ORIF (Open Reduction Internal Fixatiol),” ujar Faisal.

Setelah menerima perawatan di RSHS (Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin) Bandung, kemudian tim RDK LKC-DD melakukan penjemputan atau mengantar pasien pulang dari RSHS Bandung. Ini merupakan langkah kolaborasi yang dilakukan RDK LKC-DD oleh Dinas Kesehatan Cianjur. Penjemputan dilakukan di malam hari pada Kamis (1/12/2022).

“Kami, tim RDK LKC Dompet Dhuafa sudah berkolaborasi dengan Dinkes Cianjur yang telah mempercayakan tim RDK untuk pasien-pasien rujuk penyintas gempa Cianjur, dan ketika kami diminta untuk mengantarkan pasien patah tulang ini pulang dari RSHS Bandung, langsung kami segera bergerak untuk mengantar pasien yang bersangkutan dari rumah sakit menuju tujuan di CIpanas, Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.(gie/dmcdompetdhuafa/rls)

Baca Juga  Bapenda Cianjur Pasang Alat Perekam Transaksi Elektronik di 165 Lokasi Wajib Pajak, Ini Hasilnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *