Ini Rincian Manfaat DBHCHT di Bidang Kesehatan

BERITACIANJUR.COM – SETELAH menjelaskan rincian alokasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) di bidang kesejahteraan, kini Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Cianjur, Gagan Rusganda memaparkan manfaat DBHCHT untuk bidang kesehatan.

Berbeda dengan bidang kesejahteraan yang alokasinya sebesar 50 persen, Gagan menjelaskan, alokasi DBHCHT untuk kesehatan sebesar 40 persen, yang diprioritaskan untuk mendukung program jaminan kesehatan nasional terutama peningkatan kuantitas dan kualitas layanan kesehatan dan pemulihan perekonomian di daerah.

“Pemanfaatan DBH CHT di bidang kesejahteraan masyarakat dan kesehatan memiliki porsi yang besar. Artinya, manfaatnya untuk masyarakat sangat besar. Atas dasar itu juga kami mengimbau agar semua pihak bisa berkontribusi dalam pencegahan peredaran rokok ilegal di Cianjur yang sudah jelas merugikan negara,” ujarnya kepada beritacianjur.com, Senin (6/11/2023).

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 50 persen dari alokasi DBHCHT diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat. Lalu apa saja rincian manfaatnya untuk masyarakat?

Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Cianjur, Gagan Rusganda menjelaskan, manfaat DBHCHT di bidang kesejahteraan meliputi tiga hal.

Pertama, program peningkatan kualitas bahan baku, seperti pelatihan peningkatan kualitas tembakau, penanganan panen dan pasca panen, penerapan inovasi teknis, serta dukungan sarana dan prasarana usaha tani tembakau.

Kedua, program pembinaan industri, seperti pendataan dan pengawasan pada mesin pelinting rokok, pemeliharaan fasilitas pengujian bahan baku dan produk tembakau, sarana dan prasarana pengolahan limbah industri, serta pembinaan dan peningkatan sumber daya manusia pada pada industri hasil tembakau kecil dan menengah.

“Poin ketiga adanya program pembinaan lingkungan sosial, seperti pemberian bantuan dan peningkatan keterampilan kerja bagi buruh tani tembakau dan atau pabrik rokok, buruh pabrik rokok yang terkena pemutusan hubungan kerja, serta anggota masyarakat lain yang ditetapkan oleh pemerintah daerah,” jelasnya kepada beritacianjur.com, Senin (6/11/2023).

Baca Juga  Bupati Cianjur Lantik 61 Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala Puskesmas, dan Kepala Sekolah

Selain 50% untuk bidang kesejahteraan, sambung Gagan, manfaat lainnya yakni bidang kesehatan sebanyak 40% dan 10% untuk bidang penegakan hukum.(gie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *