BERITACIANJUR.COM – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, Toko Buku AA yang berada di Jalan Mangunsarkoro, Pamoyanan Cianjur mulai diserbu pembeli.
Pantauan beritacianjur.com, toko yang buka sejak jam 08.00 Wib itu sudah mulai dipadati warga yang datang dari berbagai daerah.
Kepala Toko AA, Rocky Suherman, mengungkapkan peningkatan aktivitas belanja sudah mulai terlihat sejak awal Juni dan terus meningkat hingga pertengahan Juli.
“Setiap jelang tahun ajaran baru memang selalu ramai. Bahkan sejak 1 Juni pembeli buku sudah mulai berdatangan, puncaknya biasanya terjadi pada 12 Juli, karena 13 Juli anak-anak sudah mulai masuk sekolah,” ujar Rocky kepada beritacianjur.com, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, lonjakan pembeli tersebut terlihat dari jumlah transaksi harian yang mencapai ribuan struk. Dari berbagai perlengkapan sekolah yang tersedia, buku tulis masih menjadi produk yang paling banyak dicari pelanggan.
Namun, lanjutnya, tahun ini terjadi perubahan tren dibandingkan tahun sebelumnya. Jika biasanya peningkatan penjualan baru terasa pada akhir Juni, kini lonjakan pembeli sudah terjadi sejak awal Juni.
“Tahun ini ada pergeseran tren. Tahun lalu peningkatan omzet baru mulai terasa di minggu keempat Juni hingga Juli, tahun ini lonjakan pembeli sudah terjadi sejak 1 Juni. Grafik peningkatannya jauh lebih panjang dan lama dibandingkan tahun sebelumnya,” bebernya.
Omzet Tembus Ratusan Juta
Ia mengungkapkan, peningkatan jumlah pembeli tersebut berdampak langsung terhadap omzet harian toko yang mengalami kenaikan signifikan selama musim tahun ajaran baru.
“Secara nominal, pendapatan harian kami selama musim tahun ajaran baru ini mencapai di atas Rp100 juta, bahkan sempat menyentuh angka Rp300 juta dalam sehari. Padahal pada hari-hari biasa di luar musim ini, rata-rata di bawah Rp100 juta per hari,” ungkapnya.
Stok Perlengkapan Sekolah Dipastikan Aman
Rocky memastikan, ketersediaan stok kebutuhan perlengkapan sekolah masih sangat mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat hingga menjelang hari pertama masuk sekolah. Karena pasokan barang terus diperbarui secara berkala.
“Stok kebutuhan sekolah saat ini cukup sih, karena kita setiap hari datang barang. Otomatis kan kita online sama pusat, jadi pusat juga tahu kondisi saldo di sini, penjualannya kan update. Jadi tim pusat mempersiapkan dan setiap malam itu kita dikirim barang,” tuturnya.
Terkait harga, Rocky mengaku sempat terjadi kenaikan pada bulan lalu akibat naiknya harga bahan baku plastik. Namun, kondisi tersebut kini mulai berangsur normal sehingga harga tidak mengalami kenaikan lagi.
“Bulan kemarin sih ada kenaikan karena kan bahan plastik naik. Itu cukup berpengaruh juga ke bahan-bahan kita yang rata-rata menggunakan plastik, otomatis pasti ada kenaikan di bulan kemarin. Cuma untuk bulan ini kalau untuk saya cek, aman dan masih dengan range yang standar,” terangnya.
Untuk harga buku tulis saat ini, sambungnya, masih berada dalam kisaran normal. Untuk merek Big Boss ukuran 36 lembar dijual Rp38 ribu per pak, ukuran 42 lembar isi enam buku Rp24 ribu, ukuran 50 lembar Rp49.500, dan ukuran 70 lembar Rp65 ribu.
Sementara itu, buku tulis merek SiDU ukuran 36 lembar isi lima buku dibanderol Rp18 ribu, ukuran 42 lembar Rp19.500, dan ukuran 50 lembar Rp23 ribu per pak.
Rocky menambahkan, selain harga buku yang kompetitif, Toko AA juga menerapkan sistem harga grosir otomatis sehingga pelanggan yang membeli dalam jumlah tertentu akan mendapatkan harga lebih murah. Sementara untuk tas sekolah, harga disesuaikan dengan kualitas produk yang dipilih konsumen.
“Kalau tas mah kan pasti kualitas bagus di atas Rp100 ribuan lah. Kalau untuk buku, kita udah standar rata-rata termurah, karena banyak pengunjung ke sini mengetahui kalau Toko AA bukunya paling murah dibandingkan toko lain. Kita juga pakai harga bandrol grosir otomatis. Jadi kalau konsumen beli setengah lusin atau satu lusin, harganya otomatis jadi lebih murah di kasir,” jelasnya.
Rocky memperkirakan jumlah pembeli akan terus meningkat hingga menjelang hari pertama masuk sekolah. Pihaknya pun telah menyiapkan stok barang dan tenaga kasir untuk mengantisipasi lonjakan konsumen pada akhir pekan.
“Untuk prediksi mungkin kita sudah siap-siap ya. Mulai dari Jumat, Sabtu, Minggu ini kan sudah mulai makin banyak konsumen yang terus-terusan datang dari pagi sampai sore. Jadi aktivitas kasir jalan terus-menerus,” pungkasnya.(zal/gap)







