Kakak Mengira Cium Bau Bangkai Kucing, Ternyata Adik Tewas Membusuk di Dapur, Diduga Depresi karena Cerai

BERITACIANJUR.COM – Warga di Jalan Siliwangi, Gang Guntur, RT 04 RW 06, Desa Sawahgede, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tergeletak di dapur rumahnya sendiri, Senin (8/9/2025).

Jasad pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya sendiri yang mencium bau busuk di area dapur rumah korban.

“Jadi yang pertama kali menemukan adiknya tewas itu kakak perempuannya yang tinggal bersama korban. Awalnya karena mencium bau busuk yang sempat dikira hanya bau bangkai kucing,“ ujar salah seorang warga sekitar, Didin Syamsudin (64) kepada wartawan.

Saat kakaknya memastikan sumber aroma busuk dan setelah mengecek semua ruangan rumahnya, sambung dia, ternyata aroma itu muncul dari jasad korban yang sudah tergeletak di dapur, dengan kondisi seperti korban hendak menyantap makanannya sambil memasak air.

“Jadi ketika kakaknya sudah memeriksa sumber bau itu di semua ruangan, namun ternyata bau itu muncul di dapur karena jasad korban ada di situ. Diperkirakan korban lagi mau makan karena ada nasi goreng di meja, dan kayaknya sambil masak air juga karena kompornya sampai gosong,” terangnya.

Menurutnya, diperkirakan korban meninggal dunia pada Sabtu (6/9/2025) malam jika melihat kondisi jasad yang sudah membusuk. “Diperkirakan sih memang kayanya bukan hari ini tapi pas Sabtu malam, karena sudah kaku dan busuk juga aromanya,” tuturnya.

Jenazah pria berinisial A (50) tersebut, lanjut dia, diketahui sempat mengalami depresi usai cerai dengan istrinya dan juga jarang bertemu dengan anaknya selama beberapa tahun ke belakang.

“Karena saya temannya dan sering curhat, jadi memang korban ini kemungkinan sempat depresi, tapi saya tidak bisa pastikan kalau itu jadi penyebab kematiannya,” ucapnya.

Ia menceritakan bahwa korban dikenal baik dan sangat ramah dengan warga sekitar, bahkan almarhum ini kerap sekali melakukan ibadah ke masjid. Sehingga, ia dan warga sekitar merasa terpukul dengan kabar duka ini, sekaligus seakan tak percaya atas hal tersebut karena mengingat sekitar tiga hari ke belakang, korban sempat bersapa ramah dengan sejumlah warga.

“Awalnya ada yang aneh itu kenapa korban ini jarang ada lagi di masjid, saya kira memang akhir-akhir ini lagi keluar. Lebih kagetnya lagi, tiga hari kebelakang bahkan Sabtu dia masih bersosialisasi normal dengan warga di sini,” paparnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cianjur, Ipda Radhika, mengatakan bahwa korban ini diduga mempunyai riwayat penyakit darah tinggi, bahkan sempat dioperasi karena mengalami pendarahan di bagian kepalanya.

“Sepertinya terjatuh ketika lagi masak air karena kondisi kompornya aja sampai gosong, dan memang ada riwayat penyakit juga korban ini,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan pihaknya dari warga sekitar, diketahui korban ini hanya tinggal berdua dengan kakaknya, karena sudah tidak berkeluarga usai bercerai dengan sang istri.

“Anak-anaknya tinggal sama mantan istrinya di Bandung, dia di sini tinggal hanya dengan kakak kandungnya,” ungkapnya.

Dhika menambahkan, untuk saat ini jenazah korban sudah dibawa ke kamar mayat di RSUD Sayang. “Tadi jasad korban sudah dibawa sama anggota dan kakaknya ke kamar mayat dan masih diperiksa,” pungkasnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *