BERITACIANJUR.COM – PT PLN (Persero) memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung penyelenggaraan Pesta Rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI yang dipusatkan di Kompleks Istana Kepresidenan Cipanas, Kabupaten Cianjur.
Melalui pengamanan pasokan secara berlapis, PLN menyiagakan personel dan berbagai infrastruktur pendukung untuk menjaga keandalan serta kontinuitas pasokan listrik selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Pesta Rakyat tersebut dihadiri ribuan masyarakat, jajaran pejabat negara, dan tokoh nasional, serta dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, pameran UMKM, hingga pesta kuliner.
Tingginya aktivitas di lokasi kegiatan menjadi perhatian PLN untuk memastikan kebutuhan kelistrikan dapat terpenuhi dengan baik sekaligus meminimalkan potensi gangguan selama acara berlangsung.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa dukungan terhadap agenda peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat.
“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum penting bagi seluruh masyarakat. PLN UID Jawa Barat berkomitmen memastikan kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.
“Kami menerapkan pengamanan berlapis melalui dukungan Automatic Change Over (ACO), Uninterruptible Power Supply (UPS), serta genset cadangan bergerak. Seluruh langkah ini kami lakukan untuk menjaga keandalan dan kontinuitas pasokan listrik sehingga masyarakat dan seluruh tamu dapat mengikuti Pesta Rakyat dengan aman dan nyaman,” tambah Joharifin.
Ia menerangkan, pengamanan kelistrikan selama momentum HUT ke-81 RI tidak hanya difokuskan pada lokasi utama kegiatan, tetapi juga mencakup jalur protokol, fasilitas umum, rumah sakit, pusat komunikasi, serta titik-titik keramaian di sepanjang koridor Bogor–Cianjur selama periode siaga 15 hingga 18 Agustus 2026.
Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cianjur, Muhamad Musa, menjelaskan bahwa PLN UP3 Cianjur sebagai unit pelaksana di lapangan telah menyiapkan skema pasokan khusus untuk mendukung kebutuhan kelistrikan di Kompleks Istana Kepresidenan Cipanas.
“Kami menyiagakan lebih dari 80 personel teknis, termasuk tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), serta Posko Siaga Khusus 24 jam di Istana Cipanas. Untuk memperkuat kesiapan pasokan, kami menyiagakan 3 unit UPS dengan total kapasitas 1.000 kVA, 2 unit genset mobile berkapasitas 500 kVA, serta 4 unit Automatic Change Over Switch (ACOS) tegangan menengah dan rendah. Seluruh perangkat tersebut telah dipersiapkan untuk mendukung keandalan pasokan dan mempercepat respons apabila terjadi kondisi yang memerlukan pengalihan atau dukungan pasokan,” terang Musa.
Menurut Musa, sistem pasokan kelistrikan di lokasi kegiatan dirancang dengan skema berlapis yang menghubungkan pasokan dari dua Gardu Induk (GI) berbeda. Skema tersebut memberikan alternatif pasokan apabila terjadi kondisi pada salah satu jalur utama, sehingga PLN dapat melakukan pengalihan pasokan dan menjaga kontinuitas suplai sesuai kondisi sistem.
“Kami tidak hanya menyiapkan sistem untuk merespons apabila terjadi gangguan, tetapi juga melakukan berbagai langkah preventif sebelum acara berlangsung. Dengan kesiapan personel, peralatan, dan sistem yang telah diuji, kami berupaya meminimalkan potensi gangguan serta memastikan kebutuhan kelistrikan selama kegiatan dapat terlayani dengan baik,” ungkap Musa.
Sebelum pelaksanaan Pesta Rakyat, PLN UP3 Cianjur juga telah melakukan serangkaian pemeliharaan preventif pada jaringan yang memasok lokasi kegiatan. Langkah tersebut meliputi perintisan pohon atau pengamanan Right of Way (ROW) di sepanjang jalur jaringan, pemindaian suhu sambungan menggunakan teknologi thermovision, serta simulasi pembebanan (load test) pada sistem pasokan listrik untuk panggung utama, pencahayaan luar ruangan, dan stan Pesta Rakyat.
Selain memastikan kesiapan pasokan di Kompleks Istana Kepresidenan Cipanas, PLN juga memastikan kondisi sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Cianjur tetap dalam kondisi aman selama rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Kesiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat selama momentum Kemerdekaan sekaligus menjaga kualitas pelayanan kelistrikan di berbagai sektor.
PLN turut mengimbau masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan peringatan Kemerdekaan di lingkungan permukiman untuk selalu memperhatikan aspek Keselamatan Ketenagalistrikan (K2).
Masyarakat diharapkan menjaga jarak aman antara pemasangan bendera, umbul-umbul, dekorasi, maupun konstruksi panggung dengan jaringan listrik PLN serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan jaringan maupun keselamatan jiwa.
Apabila masyarakat menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan jaringan listrik atau membutuhkan layanan kelistrikan, laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia selama 24 jam.
Melalui kesiapan personel, pemeliharaan preventif, serta penerapan sistem pengamanan pasokan secara berlapis, PLN terus mendukung kelancaran Pesta Rakyat HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Cipanas. Bagi PLN, menjaga keandalan listrik merupakan bagian dari kontribusi dalam mengawal berbagai aktivitas masyarakat, sehingga semarak Kemerdekaan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.(rls)







