Momentum Sumpah Pemuda: GMD Targetkan Pemberdayaan Kaum Muda di Seluruh Indonesia

BERITACIANJUR.COM – Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Gerakan Mengajar Desa (GMD) mempunyai target pemberdayaan kaum muda di seluruh wilayah di Indonesia, dengan berkontribusi meningkatkan bidang pendidikan.

Diketahui, pemuda yang bergabung di GMD saat ini tercatat sebanyak 15.000 relawan dari berbagai wilayah Indonesia, dan sudah berdiri sejak 2018.

Ketua Yayasan sekaligus Pembina GMD, Gardian Muhammad mengatakan, organisasi kepemudaan tersebut berfokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

IMG 20241028 WA0032 scaled

Selain itu, lanjutnya, GMD juga mempunyai target utama yaitu untuk meningkatkan pemberdayaan kaum pemuda, dengan mewadahi anak muda yang mempunyai keinginan guna membangun daerah dengan turun ke desa untuk mengajar.

“Jadi sebenarnya kecenderungan relawan GMD ini tipe pemberdayaan pemudanya. Jadi kalau secara signifikan mempengaruhi indeks pembangunan manusia misalnya, tidak secara langsung tapi kegiatan pemberdayaan pemudanya berjalan,” ujar Gardian, Senin (28/10/2024).

“Jadi selaras dengan sumpah pemuda, gerakan kepemudaan ini juga sebagai bentuk semangat sumpah pemuda,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, langkah GMD dalam menjalankan pemberdayaan kepemudaan, yaitu dengan merangkul para pemuda, karena GMD juga terbuka bagi siapapun untuk bergabung dan bergerak kapanpun dalam mengajar ke tiap desa.

“Namun kita juga memberikan pelatihan terlebih dahulu sekitar 6 bulan secara gratis dengan memberikan segala macam pelajaran, sehingga menjadi ekosistem. Jadi siapapun bisa bergerak,” ungkapnya.

Selain itu, sambungnya, dalam kondisi seperti ini ia mengharapkan sosok lahirnya pemimpin yang harus mempunyai semangat muda, tidak bergantung berapapun usianya, tapi jika berjiwa pemuda itu tentunya harus dipilih.

“Jadi semangat mudanya diukur dari apa? Pertama, kebijakannya yang pro pemuda, baik dari segi fasilitasnya maupun anggaran yang memang bisa lebih kongkrit. Kita harapannya memang yang bisa mewujudkan Kabupaten Cianjur layak pemuda,” tandasnya.(gil/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *