BERITACIANJUR.COM – Pasca-penertiban angkutan umum (angkum) dan pedagang kaki lima (PKL), kondisi arus lalu lintas di kawasan Pasar Cipanas masih terjadi kemacetan
Berdasarkan pantauan beritacianjur.com, antrean panjang kendaraan masih terlihat di sepanjang area Pasar Cipanas, terutama pemandangan angkot mengetem yang masih terpantau memadati kawasan tersebut.
Menanggapi hal itu, Bupati Cianjur dr Muhamad Wahyu Ferdian mengatakan, fenomena kemacetan tersebut memang tidak mudah untuk dihilangkan alias tidak bisa dilakukan sekaligus, meski penertiban beberapa hari lalu sudah dilakukan.
“Iya memang untuk penertiban itu tidak bisa sekaligus mengingat mereka juga merupakan warga kita yang memang ingin berusaha, meskipun sudah kita tertibkan,” ujar Wahyu di Pendopo Cianjur, Rabu (26/3/2025).
Ia menegaskan, akan terus mengupayakan dengan melakukan sosialisasi secara bertahap, sekaligus akan melayangkan surat peringatan kepada pihak-pihak yang bersangkutan.
Jika peringatan tersebut masih belum bisa diindahkan, maka pihaknya akan melakukan pengamanan di kawasan tersebut guna mengatasi kondisi kemacetan.
“Iya nanti akan kami layangkan surat dan jika masih tidak dapat diindahkan maka kami akan lakukan pengamanan,” paparnya.
Wahyu menuturkan, kondisi kemacetan di Kawasan Pasar Cipanas memang sudah menjadi pemandangan selama bertahun-tahun, ditambah kondisi tersebut sudah disorot oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Maka dari itu, lanjut dia, untuk ke depannya Pemkab Cianjur sendiri akan fokus mengatasi kondisi kemacetan yang khususnya terjadi di Kawasan Pasar Cipanas.
“Kami memang sudah melihat kondisi itu terjadi selama bertahun-tahun, dan kami atas nama Pemkab Cianjur minta maaf atas hal itu. Ke depannya kami akan fokus mengatasinya ditambah hal ini sudah menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha menegaskan, untuk mengatasi kemacetan di Kawasan Cipanas, pihaknya akan terus melakukan penerapan contra flow guna mengurai kemacetan.
“Iya penerapan contra flow adalah satu solusi jangka pendek untuk mengatasi kemacetan di jalur tersebut, dan tentunya kami juga akan terus berupaya mengurai permasalahan itu,” tutupnya.(gil)







