Pencarian Korban Masih Nihil, Jumlah Korban Meninggal Jadi 600 Orang, Bupati: Banyak yang Tidak Dilaporkan

BERITACIANJUR.COM – JUMLAH korban meninggal dunia akibat gempa bumi Cianjur bermagnitudo 5,6 naik drastis. Dari semula berjumlah 335 jiwa, kini naik menjadi 600 jiwa. Kok bisa?

Bupati Cianjur, Herman Suherman menjelaskan, jumlah korban meninggal bertambah setelah dilakukan pendataan ulang, di mana sekitar 265 korban gempa yang meninggal tidak dilaporkan dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarganya.

“Banyak yang tidak melaporkan anggota keluarganya yang meninggal akibat gempa. Tapi setelah dilakukan pendataan ulang, jumlahnya mencapai 600 orang dan tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Pacet, Cugenang, Cianjur, dan Warungkondang,” ujar Herman kepada wartawan.

Terkait korban hilang yang berjumlah 8 orang, sambung Herman, hingga saat ini pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian.

Sementara itu, pada hari ke-22 pasca-gempa M 5,6 mengguncang Cianjur, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 8 orang korban.

Kasubsatgas 1 SAR, AKP Heri Zanuar mengatakan, pencarian korban masih dilakukan di area Sate Shinta maupun Cijedil dengan mengerahkan berbagai upaya pencarian.

“Pencarian korban menggunakan cara pengerukan tanah pada area-area yang diduga adanya korban Propability Of Detection (POD) dengan menggunakan alat berat, serta penyemprotan tanah dengan air untuk mengurai tanah yang menutupi bangunan” ujar Heri, Selasa (13/12/2022).

Dia menjelaskan, untuk operasi pencarian korban hilang akan terus dilakukan hingga semua korban ditemukan.

“Kami mempertimbangkan para korban agar tidak berlama-lama di pengungsian,” tandasnya.(wan/gap)

Baca Juga  Peringatan Hardiknas 2024 di Cianjur, Pemkab Cianjur Resmikan Gedung SDN Ibu Jenab 1 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *