BERITACIANJUR.COM – Sesosok mayat perempuan ditemukan di Sungai Cibinong, Kampung Jangarang, Desa Cibinong Hilir, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Rabu (24/9/2025) sekitar pukul 17.30 Wib. Jasad ditemukan dalam kondisi tanpa pergelangan tangan.
Penemuan mayat tersebut bermula dari sejumlah anak-anak yang baru pulang mengaji. Saat melintas di dekat sungai, mereka yang hendak pulang ke rumahnya masing-masing dikagetkan dengan penemuan mayat yang tersangkut di bebatuan sungai.
“Iya tadi pertamanya anak-anak di sini pulang ngaji dari masjid, terus tiba-tiba mereka teriak katanya ada manusia tergeletak di bebatuan sungai,” ujar salah seorang warga sekitar, Endang (33), kepada beritacianjur.com.
Setelah mendengar kabar tersebut, sambung dia, sejumlah warga pun langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun, ia menuturkan, awalnya warga mengira jasad tersebut hanya sebuah boneka.
“Langsung pada heboh tadi ketika anak kecil itu teriak ada manusia di sungai, tapi pas kita cek memang tidak kelihatan seperti manusia, malah kelihatan seperti boneka,” jelasnya.
Ketika sejumlah warga memastikan dengan melihat lebih dekat, sambung dia, ternyata yang menyangkut di bebatuan sungai tersebut jasad perempuan misterius tanpa pergelangan tangan.
“Awalnya tidak yakin kalau itu manusia, tapi pas dilihat lebih dekat, ternyata itu manusia berkelamin perempuan. Kedua pergelangan tangannya tadi saya lihat buntung,” ucapnya.
Ia menerangkan, sejumlah warga pun langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. “Tadi kita langsung lapor ke Ketua RT, dan melaporkan juga ke pihak kepolisian agar jasad perempuan itu segera dievakuasi,” terangnya.
Endang dan sejumlah warga sekitar juga mengaku tidak mengenali sosok perempuan tersebut, dan kemungkinan perempuan misterius itu bukan berasal dari wilayahnya.
“Kami di sini tidak ada yang mengenal sosok perempuan itu, dan diperkirakan memang warga jauh bukan berasal dari kampung sini,” paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Cilaku, AKP Isep Sukana, membenarkan adanya penemuan mayat perempuan misterius tersebut. Dari hasil penyelidikan, menurut dia, jasad perempuan itu berusia sekitar 50 tahun.
“Saat ini kami belum mengetahui identitas mayat tersebut, karena kami pun masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Isep menuturkan, jasad perempuan tersebut hanyut di antara bebatuan Sungai Cibinong dengan kondisi pergelangan tangan kanannya tidak lengkap.
“Tadi memang saat kita cek pergelangan tangan korban buntung tepatnya di tangan sebelah kanan. Kami masih menelusuri, apakah kondisi tangannya bawaan atau bukan,” tuturnya.
Untuk saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Namun dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, menunjukan bahwa korban tewas diperkirakan belum lama ini.
“Jasad perempuan itu diperkirakan baru tewas selama 48 jam yang lalu. Kami saat ini juga masih mendalami penyebab kematian korban, apakah jasad itu menjadi korban kekerasan atau bukan, kami masih dalami,” pungkasnya.(gil)










