Serangan Fajar Rokok Ilegal, Ini Penjelasan Diskuperdagin Cianjur

BERITACIANJUR.COM – DINAS Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskuperdagin) Cianjur mengungkap, peredaran rokok ilegal biasanya terjadi pada pagi buta dengan menggunakan kendaraan boks.

Penyuluh dan Staf Bidang Perindustrian Diskuperdagin Cianjur, Romy Handari Siregar mengatakan, rokok ilegal yang banyak beredar di Cianjur bukan berasal dari Cianjur melainkan dari luar daerah.

“Mayoritas rokok ilegal yang beredar di Cianjur tuh dari Jawa. Biasanya mereka beroperasi menggunakan boks saat pagi menjelang subuh,” ungkap Romi kepada beritacianjur.com, belum lama ini.

Menurutnya, untuk mencegah peredaran rokok ilegal di Cianjur tidak, maka pengawasan dan pembinaannya harus dimaksimalkan kepada pedagang di pasar atau grosir.

“Mereka wajib diimbau agar tidak menjual rokok ilegal. Kita harus memberika edukasi kepada para pedagang terkait bahaya rokok ilegal serta soal kerugian Negara,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Cianjur disinyalir menjadi salah daerah di Jawa Barat yang menjadi pusat peredaran rokok ilegal. Pada tahun ini, sebanyak 3 juta batang rokok ilegal sudah dimusnahkan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur, Tedy Artiawan. Meski sudah melakukan pemusnahan, sambung dia, namun jumlah yang tinggi tersebut tetap menjadi bahan kewaspadaan Satpol PP Cianjur dan Bea Cukai Bogor

“Angka 3 juta itu dimusnahkan tahun ini, jumlah tersebut rokok ilegal yang beredar di Cianjur dan Bogor. Kami masih terus akan melakukan pengawasan dan penertiban, karena target kita itu sebenarnya sebanyak mungkin,” ujarnya kepada beritacianjur.com, Kamis (5/10/2023).

Selain melakukan penertiban, Tedy juga mengaku untuk melancarkan program tersebut juga digencarkan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Cianjur.

“Jadi Satpol PP ini bertugas dalam pengumpulan informasi dan operasi sasaran. Sementara untuk sosialisasi ada di Diskominfo dan penegakan hukum ada di Bagian Hukum Setda Cianjur,” pungkasnya.(gie)

Baca Juga  Tolak Gugatan Pilpres Ganjar-Mahfud, MK Sebut Dalil Perkara Tidak Beralasan Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *