BERITACIANJUR.COM – Setelah adanya penangkapan oknum pegawai ASN mengonsumsi sabu, Satpol PP Cianjur akan berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) untuk memastikan pegawai di lingkungannya bersih dari narkotika.
Plt Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan secara bertahap pada seluruh anggotanya.
“Iya setelah kejadian ini, ke depannya kami dengan BNNK Cianjur akan melakukan tes bertahap kepada seluruh anggota kami, untuk memastikan bersih dari narkotika,” ujar Djoko kepada wartawan, Jumat (21/3/2025).
Sebab menurutnya, jika muncul kembali oknum yang serupa memakai sabu terutama di lingkungan pegawainya, tentunya itu akan mengotori instansi dalam menjalankan tugas yang semestinya.
“Dengan pengungkapan terhadap anggota kami kemarin, menjadi bentuk keseriusan kami jangan sampai kepercayaan yang sudah dilimpahkan kepada kami dari pimpinan, dikotori oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.
Ditambah, sambung Djoko, bentuk kolaborasi antara pihaknya dengan BNNK Cianjur berjalan dengan baik, tim gabungan tersebut berencana akan terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk ke depannya.
“Kemungkinan besar atas adanya kolaborasi yang terjalin sangat baik, maka kami ke depan merencanakan melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur menciduk oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya, yang terbukti positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.
Tindakan dilakukan berawal dari adanya instruksi Bupati Cianjur atas laporan dari masyarakat melalui media sosial yang menyebutkan adanya salah satu oknum ASN terindikasi menggunakan narkoba.
“Hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Cianjur atas pengaduan masyarakat di media sosial, yang terindikasi bahwa ada anggota kami berinisial A menggunakan sabu,” pungkasnya.(gil/gap)










