Soal Herman Daftar Bakal Calon Bupati ke Demokrat, Ini Tanggapan Ketua DPC PDIP Cianjur

BERITACIANJUR.COM – Kabar Bupati Cianjur, Herman Suherman mendaftar sebagai bakal calon bupati pada Pilkada Cianjur 2024 ke Demokrat, sempat mengejutkan publik Cianjur. Pasalnya, orang nomor satu di Cianjur itu merupakan Ketua Dewan Pertimbangan PDIP Cianjur.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Susilawati menegaskan, pendaftaran Herman ke parpol lain sebagai bakal calon bupati memang sudah sepengetahuan partai.

 

Guna membangun komunikasi dan koalisi, diakuinya menjadi tujuan utamanya, pasalnya PDIP Cianjur tidak cukup memiliki kursi untuk mengusung sendiri calon bupati dan wakil bupati.

 

“Itu sepengetahuan partai. Kan tujuannya untuk membangun koalisi. Karena Raihan kursi kita hanya 6, tidak bisa untuk mengusung sendiri, harus koalisi,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Demokrat Cianjur, Hilman membenarkan jika Herman sudah mendaftar sebagai calon bupati yang akan diusung oleh Partai Demokrat.

 

“Selain Pak Herman Suherman, ada enam orang lainnya yang daftar, termasuk Muhammad Solih (Ibang) dan Yadi Mulyadi,”

Ada enam orang yang daftar, diantaranya pak Herman Suherman, Muhammad Solih (Ibang), hingga Yadi Mulyadi,” ujarnya, Selasa (2/4/2024).

 

Keenam orang tersebut, sambung dia, mendaftar pada masa penjaringan bakal calon bupati yang dibuka selama dua hari. “Sesuai dengan instruksi DPP dan DPD kita buka lebih awal penjaringan ini, yakni pada 29-30 Maret 2024. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti akan dibuka lagi,” terangnya.

 

Menurutnya, hasil penjaringan tersebut sudah dilaporkan ke DPD dan DPP Partai Demokrat. Untuk tahapan selanjutnya, Hilman mengaku masih menunggu arahan lebih lanjut.

 

“Kita masih menunggu untuk tahapan selanjutnya. Yang jelas hasil penjaringan sudah dilaporkan dan kami siap untuk berkoalisi dengan partai manapun nantinya,” tuturnya.

 

Terpisah, Bupati Cianjur, Herman Suherman membenarkan jika dirinya memang sudah mendaftar sebagai bakal calon bupati dari Partai Demokrat.

 

“Saya sudah daftar tapi itu bukan jadi kader. Status saya kan masih kader PDIP. Jadi, di Demokrat ini daftar pencalonan untuk nantinya membangun koalisi,” jelasnya.

 

Selain Demokrat, dirinya mengaku akan mendaftar juga ke parpol lain yang membuka penjaringan. “Di antara parpol lain, Demokrat yang lebih dulu, makanya daftar ke sana. Tapi kalau yang lain buka juga akan daftar. Dan ini atas sepengetahuan DPC PDIP,” pungkasnya.(gil/gie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Timeline