BERITACIANJUR.COM – Perhelatan Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) dalam rangka memeriahkan HUT Batalyon Yonif 300/Brajawijaya ke-64, sukses digelar di Mako Yonif Raider Yonif 300/Brajawijaya, Jalan Aria Wiratanudatar, Karangtengah, Cianjur, Minggu (22/9/2024).
Komandan Batalyon Infanteri 300/Brajawijaya, Letkol Inf Ardha Cairova Pari Putra mengatakan, selain untuk melestarikan atau ngamumule budaya Sunda, kegiatan yang dihelat sejak Sabtu (21/9/2024) ini juga dilakukan agar hubungan antara Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya dengan masyarakat semakin dekat.
“Kita mengajak seluruh masyarakat Cianjur untuk hadir dalam acara ini, agar hubungan kita dengan masyarakat juga semakin guyub,” ujar Ardha kepada beritacianjur.com, Minggu (22/9/2024).
Tak hanya itu, sambung dia, perhelatan SKDG juga sebagai ajang untuk menyalurkan hobi para peternak domba serta meningkatkan ekonomi masyarakat Cianjur.
Berdasarkan pantauan, acara SKDG juga menyuguhkan penampilan musik tradisional Sunda serta beragam stand bazar makanan dan pakaian. Ribuan masyarakat memadati area acara tersebut.
“Dengan kegiatan seperti ini dapat meningkatkan perekonomian, dan juga terutama untuk membangun masyarakat Cianjur agar cinta dengan hobi seni ketangkasan domba,” ucapnya.
Menurutnya, antusias warga yang hadir sangat luar biasa, sehingga pihaknya akan berencana menggelar kembali acara yang serupa pada tahun depan.
“Kalau lihat semeriah ini, insyaAllah tahun depan akan kami gelar perlombaan bergilir, entah di hari peringatan hari jadi Cianjur atau acara peringatan lainnya,” paparnya.
“Tidak lupa berkat HPDKI Cianjur, acara ini sangat meriah dan dapat diikuti oleh banyaknya peserta dari bebagai wilayah, tak hanya dari Cianjur atau wilayah Jabar, tapi dari luar provinsi juga ada,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPC Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI) Cianjur, Paeruzillah menuturkan, perlombaan ini diikuti oleh ratusan peserta yang tak hanya berasal dari daerah Kabupaten Cianjur.
“Acaranya kan ini dua hari, dalam satu harinya yang terdaftar ada 300, jadi total ada 600 pasang peserta, dan itu pesertanya dari berbagai daerah,” tuturnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, karena tingginya antusias masyarakat penggemar hobi SKDG, hingga membuat peserta yang mendaftar membludak dan melebihi batas kuota pendaftaran.
“Saking banyaknya, kami sempat repot mendata calon peserta yang mendaftar, dan hasilnya hanya bisa menerima 600 peserta. Ada peserta yang paling jauh yaitu dari Semarang Jawa Tengah, sisanya memang tetap kebanyakan dari wilayah Cianjur,” ucapnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini dirangkai sengaja untuk menciptakan berbagai tujuan, yakni untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat, mempererat tali silaturahmi antar peternak domba, dan tujuan lainnya.
“Semua peternak domba bisa bersilaturahmi. Acara ini juga jadi ajang meningkatkan pasar domba agar tidak menurun harga jualnya,” pungkasnya.(gil)







