oleh

Tak Hanya Bingkisan Zakat, Foto Bupati Cianjur Juga Dipasang di Bingkisan Jumat Berkah

BERITACIANJUR.COM – BELUM selesai dengan masalah politisasi penyaluran zakat, kini muncul kegiatan baru bertajuk ‘Jumat Berkah’ yang juga diduga dipolitisasi.

Seperti halnya pada kegiatan penyaluran zakat oleh Baznas Cianjur, pada kegiatan Jumat Berkah pun warga diduga mendapatkan bingkisan berwarna merah yang dipasangi foto Bupati Cianjur, Herman Suherman. Benarkah?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan Jumat Berkah merupakan acara santunan yang sumber dananya dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Cianjur dari pos sedekah.

Mekanismenya, pihak desa menentukan masjid yang akan dijadikan tempat acara sekaligus melaporkan jumlah warga yang berhak mendapatkan santunan. Pihak desa mengajukan ke camat, lalu camat mengajukan ke Baznas Cianjur.

Hal yang menjadi perhatian publik pada kegiatan Jumat Berkah yang diduga sudah dilaksanakan di sejumlah kecamatan ini, yakni bingkisan berwarna merah yang dipasangi foto Bupati Cianjur.

Menanggapi informasi tersebut, Ketua Baznas Cianjur H Tata langsung membantahnya. Menurutnya, kegiatan Jumat Berkah yang sudah digelar bukan gagasan dari Baznas melainkan dari kecamatan. Pihaknya mengaku baru merencanakan untuk menggelar kegiatan Jumat Berkah tersebut.

“Jadi kegiatan Jumat Berkah yang kemarin itu merupakan acara camat yang memang sudah rutin. Kaitan ada Baznas, Jumat kemarin itu dikarenakan ada permintaan dari UPZ, maka acara penyaluran zakat bareng dengan kegiatan Jumat Berkah,” ujarnya saat dihubungi beritacianjur.com, Rabu (23/2/2022).

Tata mengatakan, Baznas Cianjur baru merencanakan untuk menggelar kegiatan Jumat Berkah yang sumber dananya dari pos sedekah. “Itu baru rencana, kita lihat dulu keuangannya. Jadi nanti sumber dananya bukan dari zakat, tapi dari sedekah. Paket yang dibagikan kepada warga bentuknya sembako,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh politik, Yogi Prayoga yang turut menghadiri kegiatan penyaluran zakat dan Jumat Berkah di Kecamtan Sindangbarang dan Kadupandak membenarkan adanya kegiatan Jumat Berkah.

Ia bercerita, kehadirannya dalam acara penyaluran zakat dan Jumat Berkah karena diajak camat, usai dirinya sebagai tim percepatan pembangunan melakukan monitoring kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sindangbarang.

“Pas beres monitoring musrenbang, kita makan bareng-bareng Pak Camat lalu diajak monitoring penyaluran zakat. Setelah itu Kang Azis (menantu bupati, red) mengajak pihak kecamatan dan perangkat desa untuk menyerahkan bingkisan zakat secara simbolis,”

Usai dari kegiatan Sindangbarang, Yogi mengaku mendapatkan informasi dari Camat Kadupandak bahwa Bupati Cianjur akan menghadiri kegiatan Jumat Berkah. Dengan adanya informasi tersebut, maka ia pun menuju Kadupandak.

“Karena informasinya akan ada kegiatan bupati menghadiri kegiatan Jumat Berkah, maka saya juga ikut ke Kadupandak. Soal kegiatan Jumat Berkah, itu kegiatan rutin. Kalau yang saya tahu, Pak Camat menyediakan bingkisan sendiri, bingkisan sembako. Waktu itu ada dua kantong, kantong keresek biasa dan keresek berwarna merah. Jadi, di Sindangbarang itu penyaluran zakat, sementara di Kadupandak kegiatan Jumat Berkah,” paparnya.

Hal tersebut juga dibenarkan tokoh politik lainnya, Rian Purwawiwitan. Ia menerangkan, kegiatan di Sindangbarang merupakan penyaluran zakat, sementara di Kadupandak kegiatan Jumat Berbagi.

“Kebetulan waktu itu saya menghadiri musrenbang. Kapasitas saya TA Bupati Cianjur Bidang Pelayanan Kemasyarakatan. Waktu itu makan di depan kantor desa. Karena di desa ramai, saya diajak Pak Camat masuk. Awalnya saya tidak tahu kalau itu acara Baznas,” pungkasnya.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.