Timbulkan Polusi Udara, Warga Mulai Keluhkan Dampak Kebakaran Hebat Gudang Ban Bekas-Peternakan Ayam

BERITACIANJUR.COM – Dampak asap tebal pasca-kebakaran hebat di gudang transit ban bekas dan peternakan ayam di Kampung Citespong, RT 02/RW 03, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Cianjur, mulai dikeluhkan warga sekitar karena menimbulkan polusi udara.

Pasalnya, api yang membakar tumpukan ratusan ribu ban bekas yang terjadi selama hampir tiga hari tersebut, membuat asap tebal meluap ke udara hingga menimbulkan bau menyengat di sekitar lokasi kebakaran.

“Iya akibat kejadian kebakaran di gudang ban itu sudah ada dampak dan bau gosong. Dampak kebakaran kini mulai terasa meski belum sampai menyebabkan sesak napas,” ujar salah seorang warga sekitar, Ari (38), Rabu (18/12/2024).

Kepala Desa Jamali, Cece Rusmana mengatakan, pihak perusahaan dipastikan akan bertanggung jawab jika ada yang terdampak gangguan kesehatan akibat peristiwa kebakaran tersebut.

“Pihak peternakan menyatakan kesiapannya untuk membantu jika ada warga yang mengalami gangguan pernapasan,” ucapnya.

Sementara itu, Rahmat Lemos, perwakilan legal peternakan ayam Kampung Citespong menuturkan, mengingat asap tebal yang sempat meluap tinggi di udara dan untuk mencegah dampak polusi tidak semakin parah, pihaknya saat ini berfokus untuk menangani proses pemadaman secara tuntas.

“Saat ini kami fokus proses pemadaman agar polusi udara tidak semakin parah, dan kami juga menyiapkan tenaga medis untuk melayani warga yang merasa sesak. Maka jika ada, silahkan melapor melalui RT setempat agar segera ditangani,” tuturnya.

Hal itu dilakukan agar dapat mengindari dampak lanjutan dari peristiwa kebakaran hebat tersebut, maka dari itu pihaknya akan fokus pada tahap penanganan selagi menunggu kondisi yang aman.

“Fokus pada proses penanganan di lokasi, dan sementara langkah selanjutnya akan dipikirkan setelah situasi kembali kondusif,” pungkasnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *