Tunggu Rekomendasi BMKG, Puluhan Rumah Terdampak Pergerakan Tanah di Cianjur Selatan akan Segera Direlokasi

BERITACIANJUR.COM – Puluhan rumah warga yang terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Kadupandak dan Takokak Kabupaten Cianjur akan segera direlokasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Wijaya mengatakan, pihaknya sudah melakukan peninjauan lanjutan dengan BNPB terkait pergerakan tanah tersebut.

“Kemungkinan harus relokasi, karena berbahaya apabila tetap ditempati oleh masyarakat,” ujar Asep, Selasa (3/12/2024).

Asep menuturkan, BNPB dan Pemkab Cianjur siap membantu pendanaan relokasi. Namun, saat ini pihaknya masih menunggu rekomendasi dari BMKG terkait titik-titik rumah yang harus direlokasi.

“Kita menunggu dulu rekomendasi dari BMKG. Tim dari BMKG masih di lokasi untuk melakukan kajian. Nanti akan terlihat berapa rumah yang harus direlokasi, apakah semuanya atau sebagian,” tuturnya.

Menurutnya, Pemkab Cianjur tengah melakukan koordinasi terkait lahan yang dijadikan tempat relokasi.

“Dari tiga desa baru ada satu desa yang siap terkait lahan relokasi. Sedangkan dua desa lainnya belum. Ini kan juga harus disiapkan dulu, jangan sampai bantuan dan keputusan relokasi keluar tapi lahannya belum ada. Jadi ada dua hal yang kami tunggu, yakni rekomendasi BMKG dan lahan relokasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, puluhan rumah di Kecamatan Kadupandak dan Takokak rusak akibat pergerakan tanah yang terjadi pada Sabtu (23/11/2024) dini hari.

Dua kecamatan yang terdampak pergerakan tanah ialah Desa Wargasari dan Sukaraja di Kecamatan Kadupandak serta Desa Waringinsari Kecamatan Takokak. Total, 28 rumah di Kadupandak dan 48 rumah di Takokak mengalami kerusakan.(gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *