Update Situasi Kebakaran Gudang Ban Bekas dan Peternakan di Mande: Titik Api Kembali Muncul, Pemadaman Masih Berlanjut

BERITACIANJUR.COM – Sejumlah titik api kembali muncul di lokasi kebakaran gudang transit ban bekas dan peternakan ayam di Kampung Citespong, RT 02/RW 03, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Kamis (19/12/2024).

Pantauan beritacianjur.com, titik api muncul di area tumpukan ban, padahal saat ini sudah memasuki hari keempat proses pemadaman.

Kondisi tersebut membuat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) masih harus berjaga di lokasi untuk melakukan penanganan.

IMG 20241219 WA0117 scaled

 

Kepala Saksi Penanggulangan dan Penyelamatan Damkar Cianjur, Nandi Rohaendi mengatakan, titik api kembali muncul akibat material karet dari ban bekas yang sulit dipadamkan dan masih menyisakan bara panas.

Hal itu, lanjutnya, membuat api lagi-lagi kembali muncul walaupun sudah di tahap pendinginan.

“Kemarin saat pendinginan kondisi sudah aman karena api tidak terlihat. Namun tadi api terlihat muncul kembali di beberapa titik, akibat bara panas yang tertiup angin dan memicu munculnya api,” ujar Nandi kepada beritacianjur.com.

Untuk itu, lanjutnya, sebanyak 56 personel petugas Damkar Cianjur beserta 4 unit kendaraan masih dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman terutama di area ban bekas yang masih terbakar api.

“Kali ini kami kerahkan petugas yang terbagi di 3 titik lokasi. Ada beberapa titik yang masih muncul api, maka kami terus berupaya melakukan pemadaman terutama di area api yang masih meluap,” imbuhnya.

Ia pun memprediksi, proses pemadaman akan memakan waktu selama satu minggu, untuk memastikan kondisi padam total.

“Iya, karena awalnya api sangat besar dan sampai saat ini masih sulit dipadamkan. Maka kami perkirakan dan target akan tuntas padam selama kurang lebih satu minggu. Kami juga akan terus berupaya di lokasi selama kondisi belum dipastikan aman,” pungkasnya.(gil/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *