BERITACIANJUR.COM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan Pendidikan Kesetaraan, agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda Cianjur.
Kepala Disdikpora Cianjur, Ruhli Solehudin, menyebutkan imbauan tersebut disampaikan karena saat ini Cianjur menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor.
“Kami mengimbau untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. Pertama, melakukan pengecekan dan pembersihan lingkungan skolah, terutama saluran air, parit, dan area sekitar bangunan sekolah agar tidak tersumbat dan mencegah genangan air,“ ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Kedua, menebang atau memangkas pohon-pohon di area sekitar sekolah yang berpotensi membahayakan peserta didik maupun bangunan sekolah.
Ketiga, memastikan kondisi bangunan sekolah dalam keadaan aman, termasuk atap, plafon, dan dinding ruang kelas.
Keempat, membentuk dan mengaktifkan call center atau grup komunikasi antara satuan pendidikan dan orang tua atau wali murid untu mempercepat penyampaian informasi dalam keadaan darurat.
Kelima, melaksanakan program “Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB),” dengan melakukan sosialisasi dan simulasi secara berkela, baik di lingkungan internal sekolah maupun bersama masyarakat sekitar.
Ruhli mengatakan, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko dan menjaga keselamatan seluruh warga sekolah dalam menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang terjadi.
“Mari bersama-sama mewujudkan satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan peduli terhadap lingkungan,“ pungkasnya.(gil)








