16 Pelajar yang Terlibat Duel Maut di Jembatan Parigi Leles Ditetapkan sebagai Tersangka

BERITACIANJUR.COM – Setelah diamankan di Mapolres Cianjur sejak Rabu (23/7/2025), sebanyak 16 pelajar akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus duel maut di Jembatan Parigi, Desa Sindangsari, Kecamatan Leles, Cianjur, Kamis (24/7/2025).

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, menyebutkan belasan pelajar SMP dan MTs yang terlibat perkelahian hingga menewaskan seorang pelajar pada Jumat (18/7/2025) malam itu, kini ditahan di Mapolres Cianjur.

“Mereka masih terus kami minta keterangan lebih lanjut, jadi sekarang sudah ditahan di Mapolres Cianjur,“ ujarnya, Kamis (24/7/2025)

Tono menyebutkan, dari hasil gelar perkara, 16 pelajar yang ditetapkan tersangka tersebut berasal dari sekolah berbeda, yakni pelajar SMP dan MTs.

“Mereka berinisial AZ, MD, AN, RS, RA, BG, MN, SS, RH, RF, A, RP, MH, PN, MF, dan N. Peran mereka berbeda-beda. Ada yang membuat janji untuk duel, peran berkelahi, mengendari sepeda motor ke lokasi duel, merekam, dan ada juga yang sekadar menonton,” ungkapnya.

Tono menegaskan, atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 80 ayat 3 juncto 76 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Atas perbuatan mereka, mereka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,“ tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, duel berujung maut. Itulah yang terjadi di kawasan jembatan Parigi, Kecamatan Leles, Cianjur. Seorang remaja yang terlibat perkelahian tewas usai terjatuh dari jembatan.

Peristiwa tersebut sempat terekam video dan tersebar di media sosial. Dalam video yang berdurasi 1 menit 17 detik, terlihat sejumlah remaja pria melakukan perkelahian di atas jembatan.

Bukannya melerai, teman-temannya yang berada di lokasi malah merekam insiden tersebut, bahkan sesekali mereka terdengar memberikan teriakan dukungan kepada sejumlah remaja yang berduel.

Hingga di akhir menit video tersebut, tampak sekilas 2 orang di antaranya diduga terjatuh dari jembatan dan membuat seluruh teman-temannya panik.

Kapolsek Agrabinta, AKP A Nanda Rihardja, membenarkan adanya aksi perkelahian sejumlah remaja tersebut yang terjadi pada Jumat (18/7/2025) malam.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *