3.566 Hewan Kurban di Cianjur Dipastikan Sehat, Bebas dari Penyakit Menular

BERITACIANJUR.COM – Menjelang Idul Adha 1447 H, sebanyak 3.566 ekor hewan kurban di Cianjur dipastikan bebas dari segala jenis penyakit.

Kepastian tersebut disampaikan Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 3.566 ekor hewan kurban guna memastikan kondisi kesehatan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veterniner DPKHP Cianjur, Ade Dadang Kusmayadi, mengatakan ribuan hewan kurban yang sudah diperiksa tersebut tercatat dari hasil data pemeriksaan yang dilakukan pihaknya sejak 1 April lalu hingga 5 Mei 2026.

“Jadi sampai saat ini kami sudah lakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban sebanyak 3.566 yang terdiri dari hewan kurban sapi sebanyak 1.614 ekor, domba 1.832 ekor, kambing 100 ekor, kerbau 20 ekor,” ujar Ade kapada beritacianjur.com, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, ribuan ekor hewan kurban tersebut merupakan hasil pemeriksaan pihaknya bersama tim pusat kesehatan hewan (Puskeswan) ke sejumlah bandar atau peternak hewan kurban yang ada di berbagai wilayah Kabupaten Cianjur.

“Sejak hewan kurban yang dikirim ke peternak dari luar Cianjur, sejak itu kami langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan hewannya di peternaknya langsung,” imbuhnya.

Dari hasil proses pengawasan dan pemeriksaan, sambung dia, tidak ditemukan adanya hewan kurban yang terjangkit penyakit menular. Terutama penyakit yang umumnya ditemukan pada hewan sapi yakni penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Alhamdulillah sampai saat ini, kami tidak menemukan penyakit pada hewan kurban dan semoga sampai pemeriksaan akhir nanti di tahun ini tidak ada hewan kurban yang terkena penyakit,” tuturnya.

Untuk memastikan kondisi aman menjelang Idul Adha 2026, lanjut Ade, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara menyeluruh ke bandar pedagang hewan kurban yang ada di Kabupaten Cianjur.

“Untuk sementara ini memang belum merata atau menyeluruh, karena kami akan terus memeriksa semua hewan kurban yang ada di setiap bandar atau peternak hewan kurban di sejumlah wilayah Cianjur,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menginstruksikan para pedagang untuk menjalani vaksinasi PMK terhadap hewan kurban agar terbebas dari wabah penyakit menular hingga kondisi aman menjelang Idul Adha.

“Jadi kami juga memang mengarahkan para pedagang untuk menjalani vaksinasi, agar hewan kurban tidak terkena wabah penyakit menular PMK. Kemudian secara pengawasan akan terus kami lakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban,” pungkasnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Timeline