BERITACIANJUR.COM – Kemunculan benda bercahaya seperti meteor jatuh disertai dentuman di langit Cianjur selatan menghebohkan warga di Kecamatan Sindangbarang. Fenomena tersebut terjadi pada Kamis (22/1/2026) malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Iwan Karyadi mengaku belum bisa memastikan fenomena alam yang terjadi. Pihaknya juga masih menelusuri dampak dari peristiwa yang membuat warga geger.
“Apakah itu meteor atau fenomena lain, kita masih menelusurinya. Kita juga telusuri apakah ada dampak dari fenomena tersebut,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Warga Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Budi Setiawan Fauzi (40), menerangkan saat kejadian ia tengah berada di luar rumah dan melihat benda bercahaya terang di langit.
“Kejadiannya Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 20.00 Wib. Saat benda bercahaya itu melintas ke arah Samudera Hindia, lalu muncul suara dentuman,“ ungkapnya.
Selain bercahaya terang, sambung dia, benda seperti meteor jatuh tersebut terlihat berekor dan melintas cepat.
“Dalam beberapa detik cahayanya menghilang. Bentuknya seperti bulan dan memiliki ekor cahaya. Warnanya terang berwarna biru, tapi saat melintas di langit yang berawan warnanya jadi merah. Di foto yang beredar itu kan juga ada yang warna biru dan merah,“ jelasnya.
Menurutnya, fenomena tersebut cukup mengejutkan apalagi merupakan kejadian pertama kalinya di wilayah Cianjur selatan. “Saya melihat jelas itu bukan bintang, tapi seperti meteor jatuh. Fenomena ini baru pertama kali terjadi,“ ucapnya.
Sementara itu, warga Sindangbarang lainnya, Mang Dea (60), menyebutkan setelah benda bercahaya seperti meteor jatuh tersebut melintas, kondisi laut selatan menjadi sangat tenang.
“Mendadak situasinya jadi tenang, bahkan suara ombak juga tidak terdengar. Melintasnya sangat cepat yang diakhiri dengan suara dentuman tapi tidak keras. Mungkin suara itu muncul setelah meteornya terjatuh,“ pungkasnya.(gil)








