Antisipasi Demo, Sejumlah Sekolah di Cianjur Terapkan Pembelajaran Daring

BERITACIANJUR.COM – Sejumlah sekolah di Kabupaten Cianjur menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring) alias kegiatan belajar mengajar yang dilakukan melalui internet tanpa tatap muka langsung. Hal ini mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa susulan.

Seperti diketahui, di Cianjur, aksi unjuk rasa ribuan massa yang terdiri dari gabungan pengemudi ojek online (ojol), pelajar, mahasiswa, buruh, dan elemen masyarakat lainnya terjadi pada Sabtu (30/8/2025).

Aksi menolak kenaikan tunjangan DPR dan menyuarakan keadilan atas peristiwa tragis yang menimpa pengemudi ojol Affan Kurniawan tersebut berujung ricuh. Massa dan aparat terlibat bentrok.

Kepala Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Helmi Halimudin, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan kebijakan pembelajaran daring. Namun ia membenarkan adanya sejumlah sekolah yang mengambil kebijakan tersebut atas dasar kekhawatiran dan permintaan dari para orang tua siswa.

“Kalau dari Disdikpora untuk sementara masih menerapkan kegiatan belajar mengajar normal. Namun untuk sekolah terutama yang berada di Jalan Abdullah bin Nuh dan dr. Muwardi (By Pass), memang ada beberapa yang menerapkan daring, itu karena permintaan dari para orang tua siswanya,“ ujarnya saat dihubungi beritacianjur.com, Minggu (31/8/2025).

Salah satu sekolah yang sudah mengonfirmasi untuk menerapkan pembelajaran dari, yakni Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur, yang berada di Jalan Abdullah bin Nuh Cianjur.

“Di Islam kreatif bukan hanya jenjang SMP, tapi SD, SMK dan perguruan tingginya juga ada. Mereka menerapkan daring itu karena ada permintaan semua orangtua siswa. Selain Islam Kreatif ada juga SMP Al-Azhar. Kalau untuk jenjang SMA/SMK memang sudah ada instruksi daring dari KCD (Kantor Dinas Cabang),“ ungkapnya.

Helmi menegaskan, meski tetap memberlakukan kegiatan belajar mengajar normal, namun pihaknya akan tetap melakukan pengawasan ketat dan melakukan pembinaan serta sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Senada dengan Helmi, Kepala Disdikpora Cianjur, Ruhli Solehudin, menegaskan hingga saat ini kegiatan belajar mengajar (KBM) akan berjalan seperti biasa, hingga adanya surat edaran resmi terkait langkah selanjutnya menanggapi kondisi di Cianjur.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *