BERITACIANJUR.COM – Banjir bandang menerjang wilayah Kampung Cibolang, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Cianjur, Jumat (1/5/2026).
Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu, tapi puluhan rumah warga terendam banjir yang disebabkan luapan arus sungai. Bahkan satu rumah mengalami rusak parah hingga jebol sehingga barang berharga tak banyak yang bisa diselamatkan akibat hanyut terbawa banjir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritacianjur.com, wilayah Kampung Cibolang sudah dilanda banjir selama berturut-turut. Pada Jumat (1/5/2026) sore, hujan deras terus mengguyur selama beberapa jam, hingga akhirnya saat menjelang Magrib, ketinggian air mencapai 1,5 meter lebih.
Kepala Desa Jamali, Cece Rusmana, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ketinggian air awalnya hanya 30 centimenter, namun ketinggiannya terus naik akibat luapan air suangai yang terjadi sejak sore hari.
“Iya awalnya ketinggian airnya hanya 30 cm. Tapi karena luapan air sungai terus terjadi sejak sore, ketinggian airnya terus naik,“ ujarnya.
Dari puluhan rumah yang terendam banjir, sambung dia, terdapat satu rumah warga yang mengalami rusak parah hingga jebol akibat hantaman arus banjir.
“Total yang terendam sebanyak 35 rumah dan 35 keluarga lebih harus diungsikan. Satu rumah jebol dan barang berharganya habis terbawa banjir,“ ungkapnya.
Ia menyebutkan, sudah puluhan tahun wilayahnya aman dari banjir. Menurutnya, banjir yang melanda wilayahnya selama dua hari berturut-turut diakibatkan terjadinya pendangkalan sungai di dekat permukiman warga.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Iwan Karyadi, mengatakan banjir perlahan sudah mulai surut sehingga pihaknya sudah mulai melakukan pembersihan material lumpur.
“Tim gabungan dari BPBD, Polres, TNI, PMI dan relawan sudah terjun ke lokasi dan melakukan pembersihan material lumpur,“ pungkasnya.(gil)







