BERITACIANJUR.COM – Seorang guru SMP IT Daarul Muttaqin Cianjur menjadi korban begal yang terjadi di depan sekolahnya di Jalan Didi Prawirakusumah, Kampung Bunipasir, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 12.00 Wib.
Empat orang pria pelaku begal berhasil membawa kabur sepeda motor milik guru bahasa Inggris bernama Ria.
Berdasarkan video CCTV, motor milik Ria terparkir di depan gerbang sekolah. Tak lama kemudian datang tiga orang menghampiri motor milik korban. Dua orang menggunakan sepeda motor berboncengan, sedangkan satu orang lagi berjalan kaki muncul dari seberang jalan.
Pelaku yang berjalan kaki berupaya membawa motor korban, namun pelaku langsung lari setelah pemilik motor melihat aksinya. Sedangkan pelaku lain yang dibonceng langsung menodongkan pistol kepada korban dan langsung membawa kabur sepeda motor korban. Ketiga pelaku akhirnya berhasil melarikan diri.
Kepala SMK Daarul Muttaqin Cianjur, Iwan, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden itu terjadi setelah korban baru pulang kunjungan ke rumah salah seorang murid.
“Setelah selesai mengunjungi murid sekitar jam 12 siang, Bu Ria menunggu di luar karena gerbang sekolahnya dikunci. Kebijakannya memang begitu, jadi saat salah berjamaah gerbang sekolah dikunci,“ ujarnya.
Karena gerbang sekolah masih dikunci dan kondisi cuaca panas, sambung dia, korban memilih untuk meneduh.
“Jarak motor ke tempat Bu Ria meneduh itu hanya sekitar 1,5 meter. Namun tak lama kemudian para pelaku begal langsung beraksi. Jumlah pelaku itu 4 orang, tapi yang beraksi langsung itu tiga orang dan satu orang lagi menunggu dari jauh,“ jelasnya.
Iwan menyebutkan, saat mengetahui sepeda motornya hendak dibawa kabur, korban sempat berusaha melawan, namun dikarenakan pelaku menodongkan pistol akhirnya korban menjauh demi keselamatan.
“Pelaku awalnya datang dari arah Maleber ke Warungjambe. Setelah berhasil membawa sepeda motor korban, para pelaku kaburnya ke arah mereka datang, yaitu ke arah Desa Maleber,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Karangtengah, AKP Yudi Heryandi, menegaskan pihaknya akan berupaya menangkap pelaku secepatnya.
“Anggota Polsek Karangtengah dan Polres Cianjur sudah mendatangi lokasi guna melakukan penyelidikan. Selain sudah meminta keterangan saksi, kami juga sudah mengecek CCTV,“ pungkasnya.(gil)








