Belum Ditemukan, Pencarian Pelajar Tenggelam di Pantai Cemara Cidaun Dihentikan di Hari ke-7

BERITACIANJUR.COM – Setelah tujuh hari tanpa hasil dan tubuh korban belum berhasil ditemukan, pencarian pelajar asal Bandung, Joeraimi (17) yang hilang tenggelam di Pantai Cemara, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur, resmi dihentikan.

Ditegaskan Kapolsek Cidaun Iptu Yudi Heryanadi, sudah berbagai upaya dilakukan pihaknya guna mencari korban tenggelam tersebut.

“Pencariannya dilakukan hingga ke perbatasan Sindangbarang. Kita awalnya perluas hingga perbatasan. Tapi di hari ketujuh ini kita cari sampai ke lintas kecamatan tepatnya ke beberapa pantai di Sindangbarang,” kata dia, Minggu (22/9/2024).

Pada hari kelima hingga ketujuh, sambung dia, pencarian dilakukan hingga ke tengah laut dengan menurunkan 10 unit perahu.

“Berawal pencarian di tepi pantai dan memanfaatkan drone, tapi di hari kelima hingga ketujuh kita cari sampai ke tengah laut, bahkan dengan menggunakan 10 unit perahu,” kata dia.

Meski sudah berusaha semaksimal mungkin, upaya pencarian selama 7 hari tersebut tidak berbuah hasil. Petugas belum menemukan keberadaan korban tenggelam.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, Yudi menyebutkan, proses pencarian sudah berakhir karena sudah dilakukan selama 7 hari.

“Jadi SOP-nya tujuh hari pencarian. Tadi juga sudah dijelaskan pada keluarga korban, proses pencarian oleh tim sudah berakhir tadi sekitar pukul 18.00 WIB,” kata dia.

Meski begitu, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada warga dan nelayan untuk melapor jika menemukan tubuh di tepi pantai selatan.

“Sudah kami sebarkan informasi, apabila menemukan tubuh dengan ciri-ciri pakaian yang terakhir digunakan oleh korban segera melapor,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua pelajar asal Kecamatan Regol, Kota Bandung, diduga tenggelam usai berenang di Pantai Cemara, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur sekitar pukul 10.15 Wib, Senin (16/9/2024).

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya mengatakan, kejadian bermula ketika kedua pemuda tersebut tenggelam akibat terseret ombak usai berenang di pantai bersama temannya.

Korban bernama Rafan (17) berhasil selamat dan dalam keadaan sehat. Namun, korban lainnya bernama Joerami (17) kini masih dinyatakan hilang usai tenggelam di Pantai Cemara.

“Korban tenggelam masih dalam pencarian petugas kami dan hingga kini korban atas nama Joerami belum berhasil dievakuasi,” ujar Asep, Senin (16/9/2024).

Menurutnya, korban atas nama Rafan selamat dari maut berkat pertolongan warga dan pengunjung lainnya yang tengah berada di dekat lokasi kejadian.

“Korban yang selamat saat ini sedang dalam perawatan, sedangkan korban yang hilang masih belum ditemukan,” imbuhnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *