Bupati Cianjur Minta Maaf Terkait Statement ‘Gempa Membawa Berkah’ yang Sempat Viral

BERITACIANJUR.COM – Bupati Cianjur, Herman Suherman menyampaikan permohonan maafnya terkait statement yang mengatakan ‘gempa membawa berkah’ saat konferensi pers di Pendopo Cianjur, Rabu (14/12/2022) lalu.

“Saya atas nama pribadi meminta maaf yang sebesar-besarnya akan pernyataan saya yang mengatakan bahwa bencana gempa bumi membawa berkah bagi warga Cianjur,” ungkap Herman melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (20/12/2022).

Herman mengatakan, tidak ada maksud sedikitpun untuk menyakiti warga Cianjur yang keluarganya meninggal akibat gempa Cianjur.

“Karena kita umat Islam meyakini bahwa yang meninggal dunia karena bencana termasuk meninggal dalam keadaan syahid,” ucapnya.

“Semoga Allah Swt mengampuni saya dan seluruh warga Cianjur serta dijauhkan dari bencana yang akan datang. Semoga Allah juga mengganti harta benda kita yang hancur karena bencana alam dengan yang lebih baik dari jalan mana saja yang Allah ridho,” paparnya.

Unggahan tersebut sudah disukai 1.652 kali dan dikomentari lebih dari 150 komentar pengikut Herman di Instagram dengan berbagai tanggapan.

“Berkah itu maksud Pak Bupati dan ustadz berkah membawa diri kita lebih dekat dengan Allah, karena berkah itu bukan hanya materi saja. Tidak salah Pak Haji,” ucap fajar_fixioner.

“Saya yakin tujuan bapak baik dan tidak ada maksud jelek. Namun karena pemilihan kata yang kurang tepat mungkin membuat munculnya beberapa tanggapan negatif juga. Setiap manusia tidak ada yang sempurna pak, tempatnya salah. Sehat selalu pak, masih banyak PR agar Cianjur tercinta segera bangkit,” tutur deviiayu6_.

“Anak saya baru berusia 11 bulan pak. Tidur di tenda dengan anak-anak lain. Di sini juga sudah terkena berbagai penyakit bahkan ada yang meninggal. Bapak bisa bayangkan bagaimana perasaan saya pak,” ungkap aisiti15.

Baca Juga  H+3 Idul Fitri, Arus Lalin di Jalur Puncak Padat, Imbas Penerapan One Way dari Jakarta-Cianjur

Sebelumnya, sempat viral cuplikan video Bupati Herman Suherman yang mengatakan, sekitar 58 ribu bangunan rumah rusak, termasuk infrastruktur, masjid, sekolah, dan pesantren. Hal ini dikarenakan gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur.

“Saya yakin harus 6 triliun rupiah untuk mengeluarkan dana, pemerintah daerah tidak bisa mengeluarkan anggaran sebesar itu,” ujar Herman dalam video tersebut.

“Nanti endingnya bencana membawa berkah untuk Kabupaten Cianjur, sehingga kedepannya IPM naik dan stunting menurun,” ucapnya lagi.(gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *