Cianjur Raih Predikat UHC Prioritas, Warga Bisa Berobat Gratis Cukup Tunjukkan KTP

BERITACIANJUR.COM – Mulai saat ini, masyarakat Cianjur bisa berobat ke rumah sakit atau layanan kesehatan lainnya hanya dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).

Hal tersebut disampaikan Bupati Cianjur, Mochammad Wahyu Ferdian, setelah mendapatkan plakat dan sertifikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dari Direktur BPJS Kesehatan, David Bangun, di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, Jumat (26/9/2025).

“Alhamdulillah, September 2025 ini, sebelum satu tahun pemerintah Wahyu-Ramzi, Cianjur bisa mendapatkan predikat UHC. Warga Cianjur bisa berobat hanya dengan KTP saja,“ ujarnya.

Menurutnya, Cianjur dengan wilayahnya yang sangat luas dengan penduduk mencapai 2,6 juta jiwa, Pemkab Cianjur berkomitmen penuh untuk menjamin kesehatan masyarakat.

“Mengutip yang disampaikan pihak BPJS tadi, Cianjur partisipasi pemerintahannya paling besar, dan masyarakat yang tidak mampu paling banyak dibiayai Pemkab Cianjur,“ sebutnya.

Wahyu menyebutkan, raihan penghargaan UHC ini diraih setelah melalui proses yang panjang. Meski begitu, sambung dia, UHC bukanlah sesuatu yang bersifat permanen dan harus dijaga bersama agar tetap langgeng dan serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi pendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di masa mendatang. Mudah-mudahan dengan capaian ini, tingkat kesehatan masyarakat Kabupaten Cianjur semakin baik dan pelayanan kesehatan semakin merata bagi seluruh warga,” ungkapnya.

Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe, dengan predikat UHC yang sudah diraih Cianjur, pola edukasi kepada masyarakat harus diubah, yakni mengedukasi masyarakat untuk bisa hidup sehat dan bisa mempertahankan kesehatan paripurnanya.

“Predikat UHC memang sudah diraih Cianjur, tapi kan lebih enak sehat daripada sakit. Makanya kita harus terus mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat,“ katanya.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, menerangkan dengan tercapainya predikat UHC, maka setiap masyarakat yang didaftarkan Pemkab Cianjur, bisa langsung segera aktif dan mendapatkan layanan kesehatan ketika masyarakat membutuhkan.

Saat ini, Kabupaten Cianjur telah mencapai status UHC dengan cakupan hampir 100 persen penduduk terdaftar, serta tingkat keaktifan peserta yang telah melampaui 82 persen. Capaian ini menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Barat.

“Ini adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Kami dari BPJS Kesehatan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama DPRD Cianjur, yang telah mendaftarkan begitu banyak penduduk sebagai peserta JKN.

Di Jawa Barat, sambung dia, Cianjur menjadi yang tertinggi dengan lebih dari 30,3 persen penduduknya didaftarkan langsung oleh pemerintah daerah. “Kami melihat komitmen Cianjur sangat tinggi. Kita harapkan bersama-sama, nanti bersama daerah lain, Cianjur mendapatkan UHC Award,“ pungkasnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *