BERITACIANJUR.COM – Raihan luar biasa ditorehkan atlet wanita cabang olahraga Petanque, Mira Sulastri Hakiki (24) warga Kampung Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Cijati di Porkab VII Cianjur 2024.
Mira nekat berkompetisi saat dirinya sedang mengandung delapan bulan. Bahkan, secara mengejutkan atlet yang mewakili Kontingen Kecamatan Cijati ini mampu keluar sebagai pemenang sekaligus menyabet medali emas. Berlaga di kelas Single Women Petanque, Mira mengalahkan Andin dari Kecamatan Ciranjang dengan skor fantastis 13-3 di babak final.
Meski berbadan dua, performa Mira tak dapat dianggap sepele. Bahkan orang-orang pun menjulukinya The Pregnant Pentaque (Pentaque Hamil).
Selain itu, yang lebih mencengangkan, Mira satu tim dengan suaminya, Ihsan (27) yang turun di kelas Single Man. Keduanya pun tercatat atlet yang sebelumnya bermain mewakili Kabupaten Cianjur di Porda 2022.
Terkait pertandingan, Mira mengatakan, sempat khawatir dengan kondisi kehamilan lantaran takut staminanya bakal menghambat. Apalagi dokter menyatakan bahwa dia akan segera melahirkan satu bulan ke depan.
Pascapertandingan, perempuan lulusan Universitas Suryakancana itu mengaku, mengidam juara dan akhirnya terwujud.
“Awalnya khawatir dekat ke HPL (mau melahirkan). Kesulitan tidak ada, hanya gampang capek saja,” kata perempuan berparas manis itu.
Kekhawatiran akan kondisi Mira, juga dirasakan suaminya. Akan tetapi Mira terus membujuk sehingga membuat perjanjian hanya bertanding di satu kelas saja yakni single women.
Selain itu, suaminya memastikan kondisi Mira dan terus menjaganya di samping fokus juga terhadap pertandingan. “Paling ikut menjaga, perhatian dengan mempersiapkan kebutuhan-kebutuhannya Mira,” kata Ihsan.
Akhirnya, ngidam juara Mira terkabulkan. Mira pun merasa lega karena akan menghadapi masa-masa kelahiran dengan kalungan medali emas di lehernya.
Setelah medali emas direngkuh Kecamatan Cijati, medali perak pun diraih tim dari Kecamatan Ciranjang. Sementara medali perunggu direbut tim dari Kecamatan Cikalongkulon yang menduduki posisi ketiga. (bayu nurmuslim)







