Dari Awal 2022, Laporan Keuangan Baznas Cianjur Tak Bisa Diakses, Ada Apa?

BERITACIANJUR.COM – LAPORAN keuangan atau pengelolaan zakat di portal resmi Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) Cianjur, tak bisa diakses dari awal 2022 hingga saat ini. Sontak hal tersebut mengundang tanya sejumlah kalangan.

Saat dikonfirmasi, awalnya Ketua Baznas Cianjur H Tata mengklaim bahwa semua informasi terkait laporan keuangan sudah terpublikasikan di website baznaskabcianjur.com. Namun saat disebutkan bahwa tak bisa diakses sejak awal tahun, ia hanya menyampaikan terima kasih karena sudah diberikan informasi terkait hal tersebut.

“Terima kasih kang informasinya, insyaAllah akan kita bahas. Silahkan bisa tanya juga ke pa Ichsan (Wakil Ketua III Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Baznas Cianjur, H. Muhamad Ichsan),” Jumat (18/3/2022)

Ichsan menerangkan, tak bisa diaksesnya laporan keuangan tersebut dikarenakan pihaknya tengah melakukan pemeliharaan website. Alhasil tak ada satupun laporan keuangan atau laporan tahunan tak bisa diakses atau di-download.

Menurutnya, pemeliharaan website sedang dilakukan dan tinggal memperbaiki bagian laporan keuangannya saja, pasalnya, terkait laporan tahun 2021 hasil auditnya baru turun Oktober 2021. Tak hanya itu, lanjut Ichsan, dikarenakan dalam hasil auditnya terdapat temuan, maka pihaknya tak bisa langsung menayangkan dikarenakan harus dijawab terlebih dahulu oleh Baznas Cianjur.

“Temuannya harus kita jawab dan dibenarkan dulu. Nah, jawaban kita ke tim audit Kemenag, pusat, dewan syariah, belum ada tanggapannya. Jadi kami belum berani dulu menayangkan laporan keuangan tahun 2021,” jelasnya.

Saat ditanya laporan yang belum tuntas hanya 2021 namun faktanya semua laporan pada tahun-tahun sebelumnya pun semuanya tak bisa diakses, Ichsan mengaku harus mengonfirmasi ke bagian IT.

Fakta mengejutkan ketika wartawan mengonfirmasi ke bagian IT Baznas Cianjur, Latief. Ia membenarkan bahwa website Baznas sebenarnya tidak bermasalah, namun permasalahannya hanya belum ada izin dari pimpinan untuk menayangkan konten laporan keuangan.

Baca Juga  Perkuat Kerja Sama Politik, Partai Perindo Nyatakan Dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pemilu 2024

“Itu memang dari awal juga belum ditampilkan. Web Baznas baru dionline-kan itu baru awal tahun. Saya mah gimana pimpinan, ketika pimpinan belum mengizinkan konten laporan keuangan untuk ditayangkan, maka belum ditayangkan. Jadi webnya itu tidak bermasalah, hanya persoalan konten saja, hanya belum ada izin dari pimpinan saja untuk menayangkannya,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pusat Kajian Kebijakan Publik, Cianjur Riset Center (CRC), Anton Ramadhan menilai pernyataan pihak Baznas terkait tak bisa diaksesnya semua laporan keuangan Baznas sangat janggal.

“Logika saja, yang bermasalah kan laporan keuangan tahun 2021 saja, lalu kenapa tahun-tahun sebelumnya jadi ikut-ikutan gak bisa diakses? Terus, kata keuangan bilangnya lagi ada pemeliharaan website, sementara kata bagian IT webnya tidak bermasalah dan masalahnya karena belum ada izin dari pimpinan untuk ditayangkan saja. Soal politisasi penyaluran zakat yang diakui Ketua Baznas belum beres, sekarang ada masalah baru soal buruknya transparansi. Ada apa dengan Baznas? Ini wajib diusut, apalagi bagian keuangan mengakui tahun 2021 temuan,” pungkasnya.(gie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *