BERITACIANJUR.COM – Gedung Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur akhirnya diresmikan, Selasa (8/4/2025), setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat Gempa Cianjur.
Pembangunan gedung aula baru ini terealisasi berkat kolaborasi dan dukungan hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur sebesar Rp800 juta serta adanya kontribusi besar dari Yayasan Unsur Cianjur.
Ketua Yayasan Unsur Cianjur, Susilawati menegaskan, realisasi pembangunan ini hasil gotong-royong sejumlah pihak, yakni pihak universitas, yayasan serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Tak hanya pembangunan gedung, sambung dia, kolaborasi tersebut juga melahirkan keberhasilan menyelesaikan persoalan hak atas tanah yang selama bertahun-tahun belum tercatat atas nama universitas.
“Pasca-gempa, kami merasa harus turun tangan. Selain gedung, kami juga menyelesaikan persoalan hak tanah yang selama bertahun-tahun belum atas nama Universitas. Alhamdulillah, sejak 2023 hak atas tanah telah resmi menjadi milik Unsur,” ujarnya.
Terkait anggaran, Susi menyebutkan, biaya pembangunan gedung aula baru ini menghabiskan anggaran sekitar Rp1,2 M. Menurutnya, nilai hibah dari Pemkab Cianjur lebih kecil dari perencanaan awal, namun kekurangannya berhasil ditutupi melalui sinergi antar lembaga.
“Jadi berdasarkan hasil efisiensi, pembangunan ini menghabiskan anggaran sekitar Rp1,2 M. Sisanya itu hasil dari gotong-royong yayasan, universitas dan juga dukungan dari pihak lain,” jelasnya.
Ia menilai, meski perjalanannya masih panjang, namun peresmian gedung aula baru ini menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan visi Unsur Cianjur menuju universitas negeri.
Susi menegaskan, yayasan dan pihak rektorat telah memulai proses pembangunan infrastruktur dan legalitas tanah, serta berencana menambah sarana penunjang seperti papan tulis digital dan fasilitas teknologi lainnya.
“Kita harus memulainya dari sekarang, dari apa yang bisa kita bangun, karena jalur transformasi menuju universitas negeri masih panjang,“ tegasnya.
Dengan berdirinya aula baru ini, sambung dua, Unsur tidak hanya memiliki gedung yang layak, tetapi juga semangat baru untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik. “Dari puing-puing gempa, menuju kampus yang tangguh dan inspiratif,” sebutnya..
Sementara itu, Rektor Unsur Cianjur, Dwidja Priyatno menyebutkan, pembangunan gedung aula baru merupakan bagian dari upaya pemulihan dan penguatan infrastruktur kampus yang terdampak gempa.
Gedung aula baru ini, sambung dia, diharapkan menjadi pusat kegiatan mahasiswa termasuk penerimaan mahasiswa baru dan berbagai agenda penting lainnya.
“Jadi, Gedung Aula FKIP Unsur Cianjur ini akan menjadi pusat kegiatan mahasiswa, termasuk untuk penerimaan mahasiswa baru dan berbagai agenda besar kampus lainnya,” tutupnya.(gil)







