BERITACIANJUR.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Cianjur selatan menimbulkan kerusakan, Rabu (15/10/2025). Sejumlah bangunan SMPN 7 Sukanagara nyaris roboh.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kerusakan pada sejumlah bangunan SMPN 7 Sukanagara terjadi akibat cuaca ekstrem.
“Berdasarkan laporan sementara, bangunan sekolah yang rusak itu terjadi sekitar pukul 15.30 Wib. Kerusakan terjadi akibat cuaca ekstrem, hujan deras disertai angin kencang hingga badai,” ujar Asep saat dihubungi beritacianjur.com
Dari hasil pendataan sementara, ia mengungkapkan, tembok di sejumlah bangunan sekolah tersebut mengalami kerusakan hingga nyaris roboh.
“Atap dan plafon di sejumlah bangunan nyaris roboh, ruang kelas juga temboknya retak bahkan bangunan musala juga rusak,” imbuhnya.
Asep menuturkan, peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, sambung dia, guru dan siswa yang tengah melakukan pembelajaran merasa tidak nyaman dan khawatir terhadap potensi bangunan roboh.
“Yang terdampak akibat kejadian itu tentunya guru dan siswa, aktivitas belajar mengajar menjadi tidak nyaman karena khawatir bangunan akan roboh sewaktu-waktu,” tuturnya.
Melihat kondisi tersebut, Asep mengimbau masyarakat agar terus waspada dan bersiaga terhadap cuaca ekstrem yang kerap terjadi.
“Imbauan kepada masayrakat tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem dan menggalakkan pos ronda,” pungkasnya.(gil)










