BERITACIANJUR.COM – Angin kencang melanda 11 kecamatan di Cianjur selama dua hari, mengakibatkan banyak kerusakan. Tak sedikit pohon-pohon yang tumbang menimpa rumah warga dan menutupi badan jalan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Iwan Karyadi. Pihaknya mencatat, cuaca ekstrem angin kencang yang melanda 10 kecamatan terjadi sebanyak 18 kali selama dua hari.
“Itu terjadi dalam dua hari berturut-turut, Sabtu (24/1/2026) hingga Minggu (25/1/2026). 10 kecamatan tersebut antara lain Cugenang, Karangtengah, Cibeber, Naringgul, Pagelaran, Pasirkuda, Cianjur, Cilaku, Takokak, Mande, dan Sukanagara,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, angin kencang menyebabkan terjadinya pohon tumbang hingga menimpa belasan rumah serta sempat menghalangi badan jalan. Ia mengaku saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah yang terdampak.
“Hampir dari sejumlah kecamatan yang dilanda angin kencang itu memicu terjadinya pohon tumbang, dan belasan rumah memang ada yang tertimpa sehingga mengalami kerusakan. Namun jumlah pastinya kami masih melakukan pendataan,” ungkapnya.
Iwan menuturkan, selama dua hari angin kencang yang melanda 10 kecamatan di Cianjur tersebut, seluruhnya sudah ditangani oleh ratusan relawan tangguh bencana (retana) yang bersiaga dalam penanganan bencana.
“Semuanya Alhamdulillah sudah ditangani oleh retana dan bantuan seluruh masyarakat juga,” tuturnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama ketika terjadi angin kencang yang di mana akhir-akhir ini kerap melanda wilayah Kabupaten Cianjur.
“Kami imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, hindari area dekat pohon besar, tiang yang berpotensi roboh saat diterjang angin kencang. Kemungkinan angin kencang juga bakal terjadi dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya.(gil)








