Gara-gara Depresi, Seorang Pria di Mande Bakar Diri Sendiri

BERITACIANJUR.COM – WARGA Kampung Dangdeur, Desa Jamali, Kecamatan Mande Cianjur digegerkeun dengan penemuan mayat seorang pria. Diduga mengalami depresi, korban berinisial AH ditemukan tewas dengan 50 persen luka bakar.

Salah seorang keluarga korban, Jimi Hendrix (29) mengatakan, awalnya korban tersebut ditemukan di hutan oleh para petani dengan keadaan tewas akibat luka bakar.

“Ditemukannya di hutan yang tidak jauh dari rumah oleh para petani pukul 12:00 Wib,” katanya, Sabtu (22/1/2022).

Pihak keluarganya pun awalnya tidak mengetahui atas kematian AH, namun ia mendapatkan informasi dari warga setempat melalui jejaring WhatsApp.

“Setelah menerima kabar, saya langsung mengecek ke lokasi, namun korbannya sudah dibawa ke RSUD Cianjur oleh pihak kepolisian,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sudah setahun terakhir AH mengidap depresi serta korban selalu tertutup dengan permasalahan yang tengah dialaminya.

“Jangan kan curhat tentang pengalaman hidupnya, dia juga jarang berkomunikasi dengan keluarga, kalau diajak ngobrol pun kadang tidak nyambung,” jelasnya.

Jimi mengatakan AH sempat menjalankan rehabilitasi selama 7 bulan pada tahun lalu, namun tidak ada perubahan sehingga keluarganya kesulitan untuk biaya.

“Saat awal tahun di 2021, AH sempat menghilang selama tiga bulan, namun setelah itu AH kembali pulang, sehingga kita langsung memasukan ke tempat rehabilitasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Septiawan Adi mengaku sudah menerima laporan dari masyarakat atas ditemukannya AH dengan keadaan tewas, pihak kepolisian pun langsung melakukan olah TKP.

“Dari hasil olah TKP, kita berhasil menemukan korek api serta botol plastik yang diduga bekas bensin,” terangnya.

Sementara itu, korban tersebut sudah dilakukan visum dan tidak ditemukan luka-luka. “Dari pihak keluarga menolak untuk menjalankan otopsi serta meminta langsung dimakamkan,” tutupnya.(dra)

Baca Juga  Plt Bupati Cianjur Pernah Disebut KPK Saat Selidiki Kasus Banprov, CRC: Harus Diusut Tuntas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *